Friday, August 12, 2022
Home > Berita > Arab Saudi sambut jemaah haji asing pertama sejak pandemi Covid-19 melanda, jemaah asal Indonesia diberi bunga, kurma dan air Zamzam

Arab Saudi sambut jemaah haji asing pertama sejak pandemi Covid-19 melanda, jemaah asal Indonesia diberi bunga, kurma dan air Zamzam

Jemaah haji Indonesia, yang tiba di Madinah dari Indonesia, diberi bunga, kurma, dan botol air Zamzam pada saat kedatangan. (Foto: Twitter: @SPAregions/Arab News)

Mimbar-Rakyat.com (Madinah) – Arab Saudi menyambut jemaah haji asing di kota suci kedua umat Islam, Madinah, pada Sabtu (4/6), yang datang pertama sejak pandemi Covid-19 melanda negara itu. Bahkan para peziarah dari Indonesia, yang tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammed bin Abdulaziz di Madinah, diberikan bunga, kurma, dan sebotol air Zamzam pada saat kedatangan.

Penerbangan pertama yang membawa 358 jemaah itu diterima oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Bidang Kunjungan Mohammad bin Abdulrahman Al-Bijawe, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Dr Abdulaziz Ahmed, dan sejumlah pejabat.

Otoritas Saudi sebelumnya menerapkan pembatasan ketat pada ritual keagamaan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan semua jamaah dari virus corona.

Penerbangan yang membawa 358 jemaah itu diterima oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Bidang Kunjungan Mohammad bin Abdulrahman Al-Bijawe, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Dr Abdulaziz Ahmed, dan sejumlah pejabat.

Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, pendaftaran jemaah haji, warga, dan penduduk lokal yang ingin menunaikan ibadah haji tahun ini berlangsung hingga Sabtu, 11 Juni.

Pelamar harus berusia tidak lebih dari 65 tahun dan harus memiliki izin tinggal yang valid. Kementerian mengatakan bahwa prioritas akan diberikan kepada mereka yang sebelumnya tidak melakukan haji dan diimunisasi penuh sesuai status mereka di aplikasi Tawakkalna.

Untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, warga diharuskan sudah mendapat tiga dosis vaksin Covid-19.

Kementerian mengatakan bahwa pendaftaran dapat diselesaikan melalui aplikasi Eatmarna, yang memungkinkan peziarah untuk meninjau semua paket yang tersedia, atau online di https://localhaj.haj.gov.sa. Peziarah dapat membuat daftar paket pilihan, memilihnya, menambahkan pendamping dan memastikan bahwa semua data mereka, seperti status imunisasi, benar dan persyaratannya terpenuhi.

Musim haji tahun ini hanya akan menampung 1 juta jemaah, sambil memastikan keselamatan masyarakat di tengah berlanjutnya Covid-19, dan kualitas layanan. Demikian menurut Menteri Haji dan Umrah Dr. Tawfiq Al-Rabiah.

“Kami tahu bahwa ada banyak persyaratan untuk melakukan haji tahun ini,” katanya, “tetapi keselamatan jemaah haji dan kepulangan mereka yang aman ke negara mereka tetap menjadi prioritas kami.***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru