Thursday, December 01, 2022
Home > Berita > Tantang Washington dan Seoul, Korea Utara Tembakkan Rudal ke Hokkaido

Tantang Washington dan Seoul, Korea Utara Tembakkan Rudal ke Hokkaido

Sasaran nuklir Korut. (Al Jazeera)

Sasaran nuklir Korut. (Al Jazeera)

 

Mimbar-Rakyat.com (Tokyo) –  Korea Utara menembakkan sebuah rudal balistik dari dekat ibukota Pyongyang dan melayang di atas Jepang sebelum terjun di Samudra Pasifik utara. Oleh sejumlah pejabat tindakan itu disebut sebagai tantangan Korea Utara terhadap Washington dan Seoul.

“Sebuah uji coba agresif atas wilayah sekutu dekat Amerika Serikat mengirim pesan jelas untuk menantang Washington dan Seoul untuk perang,” tulis Al Jazeera, mengutip ucapan beberapa pejabat, Selasa (29/8). Belum ada komentar dari Korea Utara.

Peluncuran rudal itu merupakan yang pertama kali melintas di Jepang sejak 2009. Menurut Kepala Staf Gabungan Seoul, rudal melintas sejauh 2.700 km dan mencapai ketinggian maksimum 550 km ketika melayang di atas Pulau Hokkaido utara Jepang dan mencebur di laut.

Menurut militer Korea Selatan, proyektil tersebut diluncurkan dari wilayah Sunan di dekat ibukota Korea Utara, Pyongyang, tepat sebelum pukul 06:00 pada  Selasa (21:00 GMT Senin).

Penyiar televisi Jepang NHK melaporkan, rudal itu terbang di atas pulau utama Hokkaido utara dan pecah menjadi tiga bagian dan jatuh ke perairan 1.180 km timur Cape Erimo.

Sistem peringatan J-Alert pemerintah Jepang menyarankan orang-orang di utara Jepang untuk mengambil tindakan pencegahan, namun NHK mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kerusakan.

Al Jazeera lebih lanjut melaporkan, militer Jepang tidak berusaha menembak jatuh rudal tersebut, yang melewati wilayah Jepang sekitar pukul 06.06 (2106 GMT).

Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan, Selasa (29/8) bahwa peluncuran rudal terbaru Korea Utara itu merupakan ancaman yang akan ditanggapi Tokyo dengan tegas.

“Peluncuran rudal balistik ini tampaknya melayang di atas wilayah kita. Ini adalah ancaman serius dan serius bagi bangsa kita,” kata juru bicara pemerintah kepada wartawan.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, mengatakan, peluncuran rudal Korea Utara atas wilayahnya merupakan “ancaman serius yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

“Tindakan pemberontakan mereka yang mematikan terhadap negara kita adalah ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya, serius dan serius dan sangat merusak perdamaian dan keamanan regional,” katanya kepada wartawan.

Dia akan meminta sebuah pertemuan mendesak di PBB untuk membahas tindakan lebih lanjut, dengan sangat menuntut untuk meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara.

Seorang mantan pejabat militer Korea Selatan yang sekarang menjadi analis di Institut Seoul untuk Studi Timur Jauh mengatakan kepada The Associated Press, seperti dikutip Al Jazeera,  data awal menunjukkan rudal tersebut kemungkinan adalah rudal jarak jauh Hwasong-12, rudal jarak menengah yang baru-baru ini diancam akan ditembakkkan ke arah Guam.***(janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru