Friday, January 22, 2021
Home > Cerita > Sunah Jumat, Oleh Ahmad Istiqom

Sunah Jumat, Oleh Ahmad Istiqom

Ilustrasi.

Mimbar-Rakyat. Com – Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengatakan Jumat adalah sayyidul ayyam

Didalamnya banyak sunah yang dianjurkan.

Inilah 5 Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di hari Jumat yang tidak didapati di hari yang lain.
Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik hari adalah hari Jumat, Pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu pula ia dimasukkan ke dalam surga dan pada hari itu pula ia dikeluarkan dari padanya.
Dan hari kiamat tidak terjadi kecuali pada hari Jumat.” (HR. Muslim No. 854)
Amalan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di hari Jumat, antara lain:

1. Membaca surat Al-Kahfi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barang siapa membaca membaca al-Kahfi pada malam Jumat, niscaya cahaya akan meneranginya antara dirinya hingga ke Baitul Atiq (Ka’bah).” (HR. Ad-Darimi No. 3407. Hadits shahih)

2. Sholat Jumat di masjid dengan berjalan kaki.

Banyak diabaikan oleh umat Islam saat ini adalah mendatangi masjid untuk shalat Jumat dengan berjalan kaki.Bukan dengan mengendarai sepeda, motor, atau mobil.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Barang siapa membasuh kepala dan seluruh badannya, berangkat di awal waktu dan mendapat awal khutbah, berjalan dan tidak berkendaraan, mendekati imam dan mendengarkan khutbah serta tidak berbuat sia-sia maka setiap langkah akan dihitung sebagai ibadah selama satu tahun dengan pahala puasa dan shalat malamnya.” (HR. Ibnu Majah No. 1087; HR. Abu Daud No. 345)

3.Diam mendengarkan khatib berkhutbah.

Jjlamaah shalat Jumat yang sibuk berbicara dengan jamaah lain yang duduk di dekatnya adalah tindakan yang keliru.
Abdullah bin Amru radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, sebuah hadits dari Rasulullah,

“Ada tiga golongan manusia dalam menghadiri shalat Jumat, yaitu; seseorang menghadiri shalat Jumat sambil bicara, maka bicaranya itulah yang menjadi bagiannya, seseorang yang menghadiri shalat Jumat sambil memanjatkan doa maka itulah orang yang benar-benar memanjatkan doa kepada Allah, kalau Dia menghendaki, maka akan dikabulkan, atau jika Dia menghendaki maka Dia akan menahannya. Dan orang yang menghadiri shalat Jumat dengan sikap diam dan tenang, tidak melangkahi pundak orang lain dan tidak pula menyakiti seorang pun, maka Jumatnya menjadi penebus dosanya hingga Jumat berikutnya, ditambah tiga hari, yang demikian itu karena Allah ‘azza wajalla berfirman: ‘Barang siapa melakukan amal kebaikan, maka baginya sepuluh kali lipat’.” (HR. Abu Daud: 939)

4. Memperbanyak shalawat

Shalawat tersebut dianjurkan untuk dibaca ketika malam Jumat, pagi, siang, atau pun sore pada hari tersebut.

“Hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat karena pada hari itu Nabi Adam dicipta, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu ditiupnya sangkakala (menjelang kiamat), dan pada hari (mereka) dijadikan pingsan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku, karena shalawat kalian akan sampai kepadaku.” (HR. An-Nasa’i No. 1374. Hadits shahih)

5. Berhias, memakai parfum dan sikat gigi/bersiwak

Termasuk sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di hari Jumat adalah berhias. Berhias dalam artian mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki, memakai parfum—jika punya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Ada tiga hak yang hendaknya dilakukan setiap muslim; mandi Jumat, Siwak, dan memakai parfum, jika ada.” (HR. Ahmad No. 16397. Hadits shahih)
Barokallahu lii walakum.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru