Sunday, October 25, 2020
Home > Politik > Mahfud MD Mengaku Gagal, Kubu Amien Rais Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Mahfud MD Mengaku Gagal, Kubu Amien Rais Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

MIMBAR-RAKYAT.com ( JAKARTA)  – Mahfud MD ,Ketua Tim Nasional Pemenangan Prabowo – Hatta, mengaku gagal memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto – Hatta Rajasa. Namun pernyataan itu tidak berarti dia menyerah.

Pernyataan Mahfud tersebut berawal dengan siaran Metro TV dan beberapa tv lain.Cuplikan tayangan itu kemudian beredar dalam tv streaming di media social. Tetapi Mahfud masih berkilah. “Itu tayangan sudah di mutilasi,” kata Mahfud MD ketika dihubungi , Minggu (20/7/2014) malam.

Mantan Ketua MK itu meluruskan pernyatannya, yakni mengatakan bila Jokowi-JK menang maka ia akan memberikan ucapan selamat. “Tapi kalau Prabowo-Hatta yang menang saya sujud syukur,” katanya

Melihat tayangan seutuhnya di tv lain seperti Kompas TV dan Trans 7, tidak ada kesan lain bahwa Mahfud memang sudah menyatakan kegagalannya mengantar Prabowo-Hatta menjadi presiden. Artinya pengakuan pemenangnya adalah Jokowi-JK.

 Pengakuan Hanafi Rais

“Sebagai generasi muda Partai Amanat Nasional (PAN), kami mengucapkan selamat kepada Bapak Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang akan memegang tampuk kepemimpinan nasional dalam waktu 5 tahun mendatang. Kami juga menghaturkan rasa terima kasih kami yang sebesar-besarnya dan rasa hormat kami yang setinggi-tingginya kepada Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Hatta Rajasa yang telah menjaga secara aktif proses demokratisasi negara kita melalui Pilpres tahun ini,” ungkap Hanafi.

Putra mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional dan kini masuk sebagai tim pemenangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa, ini menyampaikan pernhyataan itu secara tulisan ke kubu Jokowi-JK. Ada lima pesan penting yang disampaikan Hanafi, mantan calon Wali Kota Jogjakarta.

Ucapan selamat kepada Jokowi-JK dari Hanafi berada di pesan keempat dengan mengatasnamakan diri sebagai Generasi Muda PAN.

Anies Baswedan, Juru Bicara Calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut dua Jokowi-JK, mengatakan berterima kasih dan menghormati ucapan selamat dari politikus muda Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

“Kami, atas nama capres-cawapres Jokowi-JK mengapresiasi ucapan selamat atas kemenangan yang secara resmi dikemukakan oleh Hanafi Rais, tokoh muda PAN,” kata Anies Baswedan dalam siaran pers, Minggu (20/7/2014) sore.

DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tidak berkomentar banyak mengenai pernyataan Hanafi Rais. Putra Amien Rais itu mengucapkan selamat kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres 2014

Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo mengatakan sikap resmi partainya akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum Hatta Rajasa.

“Sikap resmi PAN itu jika sudah disampaikan bang Hatta karena beliau Ketumnya,” kata Dradjad ketika dikonfirmasi , Minggu (20/7/2014).

Dradjad mengakui telah berdiskusi dengan Amien Rais dan Hanafi Rais. Tetapi ia merahasiakan isi pertemuan tersebut. “Memang pak Amien, saya dan Hanafi membahas tentang perkembangan pilpres ini. Itu saja ya,” katanya.

 

Video Streaming

Berikut ini pernyataan Mahfud MD, yang beredar melalui video streaming, YouTube.

Pemungutan suara ulang, menurut saya tidak ada gunanya. Tidak akan menghilangkan kecurangan-kecurangan itu, apalagi kalau kecenderungan (pemenang Pilpres) sudah ada. Dan pemungutan suara ulang itu menurut hukum sudah lewat waktunya, yaitu 10 hari sesudah tanggal 9 Juli.

Lalu ada kemungkinan penundaan pengumuman, yaitu sebulan sesudah pemilihan, yaitu 9 Agustus, tetapi itu juga tidak ada gunanya.

Sehingga saya katakan, saya sebagai Ketua Timkamnas, ya sudah Pemilu sudah selesai. Saya kembalikan mandat. Saya tidak berhasil memenangkan prabowo – Hatta. Alam pernyataan lain Mahfud juga menegaskan bahwa apabila kubu Prabowo akan menggugat ke MK ia tidak akan ikut campur. “Karena komitmen saya hanya sampai tanggal 22 Juli, saat pengumuman KPU dilaksanakan,” ujarnya.

Soal politik di luar itu, saya tidak ikut. Karena soal penyelesaian hukum juga menurut saya tidak banyak gunanya. Karena saya mengawal politik sampai Pemilu saja. (Ais)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru