Sunday, February 25, 2024
Home > Berita > Langsung Ditahan, Pj Bupati Sorong Jadi Tersangka Kongkalikong Hasil Audit BPK

Langsung Ditahan, Pj Bupati Sorong Jadi Tersangka Kongkalikong Hasil Audit BPK

Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers OTT Pj Bupati Sorong.

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan penjabat (Pj) Bupati Sorong, Yan Piet Mosso sebagai tersangka kasus dugaan pengkondisian alias kongkalikong temuan dalam Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu BPK untuk wilayah Propinsi Papua Barat.

Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi , Yen Piet langsung ditahan KPK.

“Untuk kepentingan penyidikan, penyidik melakukan penahanan para tersangka untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 14 November 2023 sampai dengan 3 Desember 2023 di Rutan KPK,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, Selasa, 14 November 2023.

Selain Yan Piet, KPK juga menetapkan dan menahan lima tersangka lain, yakni Kepala BPKAD Kabupaten Sorong, Efer Sidegat; staf BPKAD Kabupaten Sorong, Mantel Syatfle (MS).

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Sorong, Papua Barat Daya pada Minggu, 12 November 2023. Kini sosok yang dikabarkan terjaring OTT itu telah tiba di gedung merah putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan, sosok PJ Bupati Sorong Yan Piet Mosso telah tiba di KPK. Dia tiba di KPK pada Senin, 13 November 2023 sekira pukul 20.07 WIB Yan Piet tampak mengenakan topi berwarna hitam dan jaket Vest berwarna Navy dengan dilengkapi kaos hitam.

Dia tiba dikawal oleh sejumlah anggota polisi. Bahkan terlihat sosok berbadan gempal jalan lebih dulu di depannya dengan menggunakan kaos warna navy dilengkapi topi hitam. Yan Piet tidak mengucapkan sepatah kata pun ketika tiba. Dia langsung di gelandang masuk ke ruang pemeriksaan lembaga antirasuah.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan bahwa dari lima orang yang diamankan dalam operasi senyap KPK itu tiga di antaranya merupakan pejabat Kabupaten Sorong.

“Sejauh ini ada beberapa orang yang ditangkap tim KPK, di antaranya 3 Pejabat Kabupaten Sorong dan 2 orang pemeriksa BPK perwakilan Propinsi Papua Barat Daya,” ujar Ali Fikri kepada wartawan, Senin, 13 November 2023.

Ali menuturkan bahwa operasi senyap itu dilakukan penyidik KPK atas dugaan korupsi pengkondisian temuan dalam Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu BPK untuk wilayah Propinsi Papua Barat.

“Atas dugaan korupsi pengkondisian temuan dalam Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu BPK untuk wilayah Propinsi Papua Barat Daya TA 2023,” kata Ali. (ds/sumber Viva.co.id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru