Tuesday, October 27, 2020
Home > Berita > Kawah Gunung Ijen Semburkan Gas Beracun, Puluhan Warga Dirawat

Kawah Gunung Ijen Semburkan Gas Beracun, Puluhan Warga Dirawat

Kawah Gunung Ijen. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Bondowoso) – Kawah Gunung Ijen di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur menyemburkan gas beracun membuat puluhan warga sekitar sesak nafas dirawat di Puskesmas.Sementara ratusan warga lain harus dievakuasi dari gunung setinggi 2.386 dpl itu.

Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Rabu (22/3) kepada wartawan, sekitar pukul 19:15 terjadi letusan freatik dan terdengar letusan tiga kali di pondok bunder yang berjarak sekitar 1,5 km dari kawah Gunung Ijen.

Kemudian sekitar pukul 20:30 Wib beberapa warga Dusun Margahayu, Desa Kalianyar Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso mengalami keracunan gas belerang. Warga merasakan sesak nafas dan muntah-muntah.

“Sebanyak 30 orang warga dirawat akibat terpapar gas belerang pekat,” ujarnya.

Dijelaskan, 24 warga dirawat di Puskesmas Sempol, empat orang di Puskesmas Tlogosari dan dua lainnyaa dirujuk ke RS Koesnadi Bondowoso. “Kondisi pasien makin membaik,” katanya.

Selain itu, 178 warga dievakuasi dari empat dusun terpapar yaitu Margahayu, Krepekan, Watucapil, dan Kebun Jeruk ke tempat aman di masjid Sempol, rumah warga dan puskesmas. Tidak semua warga dari dusun bersedia dievakuasi. Saat ini bau menyengat mulai berkurang.

BPBD Bondowoso bersama TNI, Polri, SKPD, SAR, Tagana, dan relawan mengevakuasi warga. Sebanyak 25 ribu masker dibagikan ke warga, 20 ambulans dari puskesmas disiagakan di sekitar Desa Sempol. Dapur umur dan pos kesehatan telah didirikan. Posko BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD dan PVMBG dalam penanganan dampak gas beracun Gunung Ijen.

Hingga saat ini status Gunung Ijen masih Normal (level I). “Tidak ada kenaikan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan,” katanya.

Laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Ijen PVMBG terjadi gempa hembusan satu kali, tremor non harmonik satu kali, gempa vulkanik dangkal 19 kali, gempa vulkanik dalam 2 kali dan gempa tektonik jauh3 kali.

Dia mengatakan penyebaran gas beracun dari Gunungapi Ijen membuat masyarakat dan pengunjung tidak boleh mendekati bibir kawah maupun mendekati dasar kawah.

“Tidak boleh melakukan aktivitas apapun sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Akses menuju puncak kawah Gunung Ijen juga ditutup,” ujarnya. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru