Friday, October 30, 2020
Home > Berita > Kemenag Segera Rekrutmen Petugas Haji 2018 Dengan Sistem Online dan CAT

Kemenag Segera Rekrutmen Petugas Haji 2018 Dengan Sistem Online dan CAT

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Kementerian Agama (Kemenag) segera melakukan rekrutmen petugas haji tahun 1439H/2018M. Rekrutmen akan dilakukan untuk petugas kloter yang menyertai jemaah maupun petugas non kloter yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Direktur Bina Haji Khoirizi mengatakan, pola rekrutmen tahun ini akan dilakukan secara online dan menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT).  “Dengan menggunakan smartphone berbasis android, maka peserta langsung mengerjakan soal ujiannya di layar handphone masing-masing,” kata nya pada Rapat Teknis dan Pemantapan Rekrutmen Petugas Haji tahun 2018, di Jakarta, Selasa (27/02).

Dibuka Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali, rapat ini diikuti para Kepala Bidang dan Kasi Bina Haji Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia. Demikian dilaorkan website Kemenag, https://kemenag.go.id, Rabu (28/2).

Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan presepsi dan menyiapkan petugas lebih awal sehingga diharapkan dapat menjaring petugas yang memiliki komitmen pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jemaah sebagai tugas utamannya selama operasional haji

Menurut Khoirizi, rekrutmen secara online dan mengunakan sistem CAT menjadi salah satu cara untuk menjaring petugas-petugas yang memiliki kompetensi baik dari sisi ibadah maupun dari sisi regulasi, secara transparan dan akuntabel. Berdasarkan hasil CAT, peserta akan  disaring lagi untuk mengukur pemahaman dan pengalaman sesuai bidang tugas yang dilamarnya melalui wawancara.

Khoirizi menambahkan, jumlah kloter tahun ini diperkirakan mencapai 511 kloter. Artinya, diperlukan  1.022 petugas yang menyertai jemaah dari unsur Kemenag. Mereka adalah Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI). Selain itu, dibutuhkan 1.533 petugas dari unsur Kemenkes yang tergabung dalam Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Sementara untuk petugas non kloter yang tergabung dalam PPIH Arab Saudi, kuotanya berjumlah 836 petugas. Jumlah ini terdiri dari 530 petugas dari unsur Kemenag dan istansi terkait, termasuk media dan TNI/POLRI, serta 306 petugas dari unsur Kemenkes. Seluruh petugas akan dibagi ke dalam 3 wilayah kerja Makkah, Jeddah, dan Madinah.***(edy t)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru