Thursday, August 05, 2021
Home > Berita > Indonesia dan Malaysia desak DK PBB hentikan serangan Israel ke Palsetina

Indonesia dan Malaysia desak DK PBB hentikan serangan Israel ke Palsetina

Sekelompok orang berdemonstrasi di Los Angeles, pada 15 Mei 2021, untuk mendukung rakyat Palestina yang diserang oleh pasukan pendudukan Israel. (Foto: AFP/Arab News)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Indonesia dan Malaysia meminta Dewan Keamanan (DK) PBB untuk campur tangan dan menghentikan serangan Israel di Gaza. Demikian diukapkan kedua negara pada hari Sabtu (14/5), ketika konflik antara pasukan Israel dan militan Palestina terus berkecamuk.

Presiden Joko Widodo secara tegas, dalam cuitannya di akun Twitter resminya @jokowi pada Sabtu (15/5), seperti dikutip dari website presidenri.go.id, meminta agar agresi yang dilakukan Israel ke Palestina segera dihentikan.

“Indonesia mengutuk serangan Israel yang telah menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan,” ujar Presiden. “Dalam beberapa hari terakhir ini saya telah berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, PM Singapura, Presiden Afghanistan, Sultan Brunei Darussalam, dan PM Malaysia,” ungkapnya.

Dalam pembicaraannya dengan sejumlah pemimpin dunia tersebut, selain membahas soal kondisi warga Palestina di Jalur Gaza, Presiden Joko Widodo juga membicarakan soal tindak lanjut ASEAN Leaders’ Meeting hingga perkembangan situasi di Afghanistan.

Sementara Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan, dalam percakapan telepon dengan Presiden Indonesia Joko Widodo, kedua pemimpin sepakat bahwa “tindakan tercela” Israel harus segera dihentikan.

“Kami memiliki pandangan yang sama bahwa masyarakat internasional, terutama Dewan Keamanan PBB, harus bertindak cepat untuk menghentikan segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh Israel, dan menyelamatkan nyawa warga Palestina,” kata Muhyiddin dalam pidato yang disiarkan televisi, seperti dilaporkan Arab News.

“Sampai saat ini, Dewan Keamanan PBB belum mengeluarkan pernyataan apapun tentang situasi terkini di Palestina karena adanya tantangan dari Amerika Serikat,” ujarnya.

Malaysia telah lama menjadi pendukung setia perjuangan Palestina, mendorong solusi dua negara berdasarkan perbatasan pra-1967.

DK PBB segera membahas

Dewan Keamanan (DK) PBB akan secara terbuka membahas kekerasan yang memburuk pada hari Minggu, kata para diplomat minggu ini. Dewan beranggotakan 15 orang itu telah bertemu secara pribadi minggu ini tentang permusuhan terburuk di kawasan itu dalam beberapa tahun, tetapi sejauh ini belum dapat menyetujui pernyataan publik, kata para diplomat.

Menteri luar negeri Iran membatalkan kunjungan dengan mitranya dari Austria untuk menunjukkan ketidaksenangan bahwa pemerintah Kanselir Sebastian Kurz telah mengibarkan bendera Israel di Wina untuk menunjukkan solidaritas, kata Kementerian Luar Negeri Austria pada hari Sabtu.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif seharusnya bertemu dengan Alexander Schallenberg tetapi membatalkan perjalanan itu, kata seorang juru bicara Schallenberg, membenarkan laporan di surat kabar Die Presse.

“Kami menyesali ini dan mencatatnya, tetapi bagi kami sudah jelas bahwa ketika Hamas menembakkan lebih dari 2.000 roket ke sasaran sipil di Israel maka kami tidak akan tinggal diam,” kata juru bicara itu.

Di Teheran, juru bicara Kementerian Luar Negeri Saeed Khatibzadeh mengatakan kepada kantor berita semi-resmi ISNA: “Tuan. Zarif tidak menganggap perjalanan itu bermanfaat dalam keadaan ini, dan oleh karena itu pengaturan perjalanan belum diselesaikan. ”

Perselisihan itu muncul selama pembicaraan di Wina untuk mencoba menghidupkan kembali kesepakatan 2015 dengan kekuatan barat di mana Iran setuju untuk mengekang program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi.

Raja Maroko Mohammed VI telah memerintahkan mengirim 40 ton bantuan untuk Palestina segera dikirim ke Tepi Barat dan Gaza menyusul kekerasan baru-baru ini. Bantuan termasuk makanan, obat-obatan dan selimut dan akan dibawa dengan pesawat militer, kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan.

Maroko juga mengecam “tindakan kekerasan yang dilakukan di wilayah Palestina yang diduduki,” dan menegaskan kembali dukungan untuk solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina.

Maroko melanjutkan hubungan dengan Israel pada bulan Desember sebagai bagian dari kesepakatan yang ditengahi oleh AS yang juga mencakup pengakuan Washington atas kedaulatan Maroko atas Sahara Barat.

Mesir membuka perbatasan Rafah dengan Gaza untuk memungkinkan 10 ambulans mengangkut warga Palestina yang terluka parah dalam serangan udara Israel ke rumah sakit Mesir, kata pejabat medis.

Mesir “dengan luar biasa membuka penyeberangan Rafah untuk memungkinkan 10 ambulans Mesir ke Jalur Gaza untuk mengangkut warga Palestina yang terluka … untuk dirawat di Mesir,” kata seorang pejabat medis.

Imam besar masjid dan universitas Al-Azhar Mesir, Sheikh Ahmed Al-Tayeb, telah meluncurkan kampanye di media sosial untuk “mendukung rakyat Palestina.” Hentikan pembunuhan, katanya.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru