Wednesday, December 02, 2020
Home > Berita > Harga Telur Ayam Ras Melonjak Rp 28 Ribu dan Cabe Merah Rp 50 Ribu

Harga Telur Ayam Ras Melonjak Rp 28 Ribu dan Cabe Merah Rp 50 Ribu

Pedang telur ayam di pasar tradisional. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di DKI Jakata terus melonjak. Kalau sebelumnya di bawah Rp 25 ribu, kini menjadi Rp 28 ribu.

Seperti di pasar wilayah di Jakarta Selatan, telur ayam dalam dua hari ini dibandrol Rp 27 ribu/kg dan di tingkat eceran Rp 28 ribu/kg.

Begitu juga cabe merah besar kualitas bagus, kini dihargai Rp 50 ribu/kg, padahal pekan lalu cuma Rp 45 ribu/kg.

Melesatnya harga telur ayam dan cabe merah, membuat ibu rumahtangga pusing dalam mengatur uang belanja yang pas-pasan. Mereka berharap pasca Natal dan Tahun Baru, pemerintah bergerak cepat mengatasi harga sembako yang kian bergerak liar.

“Naik terus harga telur ayam. Begitu juga cabe merah dan bawang merah makin mahal. Sekarang bikin sambel nggak cukup Rp 15 ribu. Padahal keluarga saya doyan banget sambel,” kata Herawati, yang belanja di Pasar Mayestik, Senin (25/12).

Pantauan di lokasi lain, Jakarta Timur dan Jakarta Utara, aktivitas perdagangan pasar tetap berjalan normal, namun haga terus bergolak.

Sekarang ini daging sapi dijual Rp 125 ribu/kg dan ayam ras Rp 50 ribu/kg. Ikan teri medan kualias I dibandrol Rp 120 ribu/kg.

Hanya saja pedagang mengeluhkan harus mengeluarkan tambahan modal karena mahalnya komoditi sayuran dan sembako khususnya telor ayam.

“Sudah tradisi saat Hari Raya harga sembako meroket. Jangankan pembeli, kami pedagang juga was-was karena modal kian terkuras,” kata Madi, pedagang sembako, di Jakarta Utara.

Sementara itu di Pasar Santa, harga sembako terpantau mahal. Antara lain telor ayam ras Rp 27 ribu/kg dan di eceran Rp 28 ribu/kg, minyak goreng curah dan gula pasir eceran Rp 14 ribu/kg dan minyak goreng bermerek Rp 15 ribu/kg. Beras dijual dengan kisaran Rp11 ribu/kg.

Di kelompok bumbu, antara lain terpantau cabe merah besar Rp 45 ribu/kg, cabe rawit merah Rp 40 ribu/kg, cabe rawit hijau Rp 35 ribu/kg, cabe merah keriting Rp 40 ribu/kg. Tomat Rp10 ribu/kg. Bawang merah dan bawang putih Rp 34 ribu/kg. Kentang dan wortel Rp 15 ribu/kg dan buncis Rp 18 ribu/kg. (joh

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di DKI Jakata terus melonjak. Kalau sebelumnya di bawah Rp 25 ribu, kini menjadi Rp 28 ribu.

Seperti di pasar wilyah di Jakarta Selatan, telur ayam dalam dua hari ini dibandrol Rp 27 ribu/kg dan di tingkat eceran Rp 28 ribu/kg.

Begitu juga cabe merah besar kualitas bagus, kini dihargai Rp 50 ribu/kg, padahal pekan lalu cuma Rp 45 ribu/kg.

Melesatnya harga telur dan cabe merah, membuat ibu rumahtangga pusing dalam mengatur uang belanja yang sudah pas-pasan. Mereka berharap pasca Natal dan Tahun Baru, pemerintah bergerak cepat mengatasi harga sembako yang kian bergerak liar.

“Naik terus harga telur ayam. Begitu juga cabe merah dan bawang merah makin mahal. Sekarang bikin sambel nggak cukup Rp 15 ribu. Padahal keluarga saya doyan banget sambel,” kata Herawati, yang di Pasar Mayestik, Senin (25/12).

Pantauan di lokasi lain, Jakarta Timur dan Jakarta Utara, aktivitas perdagangan pasar tetap berjalan normal, namun haga terus bergolak.

Sekarang ini daging sapi dijual Rp 125 ribu/kg dan ayam ras Rp 50 ribu/kg. Ikan teri medan kualias I dibandrol Rp 120 ribu/kg.

Hanya saja pedagang mengeluhkan harus mengeluarkan tambahan modal karena mahalnya komoditi sayuran dan sembako khususnya telor ayam.

“Sudah tradisi saat Hari Raya harga sembako meroket. Jangankan pembeli, kami pedagang juga was-was karena modal kian terkuras,” kata Madi, pedagang sembako, di Jakarta Utara.

Sementara itu di Pasar Santa, harga sembako terpantau mahal. Antara lain telor ayam ras Rp 27 ribu/kg dan di eceran Rp 28 ribu/kg, minyak goreng curah dan gula pasir eceran Rp 14 ribu/kg dan minyak goreng bermerek Rp 15 ribu/kg. Beras dijual dengan kisaran Rp11 ribu/kg.

Di kelompok bumbu, antara lain terpantau cabe merah besar Rp 45 ribu/kg, cabe rawit merah Rp 40 ribu/kg, cabe rawit hijau Rp 35 ribu/kg, cabe merah keriting Rp 40 ribu/kg. Tomat Rp10 ribu/kg. Bawang merah dan bawang putih Rp 34 ribu/kg. Kentang dan wortel Rp 15 ribu/kg dan buncis Rp 18 ribu/kg. (joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru