Wednesday, October 21, 2020
Home > Olahraga > City Buka Peluang ke Puncak Klasemen

City Buka Peluang ke Puncak Klasemen

MIMBAR-RAKYAT.com (London) – Manchester City membangkitkan kembali peluang mereka untuk meraih gelar juara Liga Utama Inggris setelah menang 2-0 di kandang Crystal Palace, Minggu, membuat mereka kini hanya berjarak tiga angka dengan pemuncak klasemen Liverpool, dengan satu pertandingan yang belum dimainkan.

Tandukan Edin Dzeko pada menit keempat membawa City memimpin sebelum Yaya Toure menggandakan keunggulan mereka sebelum turun minum ketika, setelah berlari, ia melepaskan tembakan melengkung yang tidak dapat dihentikan kiper Julian Speroni.

Kemenangan juga membuat City hanya tertinggal satu angka dari tim peringkat kedua Chelsea, yang menang 2-0 atas Liverpool di Anfield pada Minggu siang.

Semakin signifikan, pasukan Manuel Pellegrini masih memiliki tiga pertandingan liga untuk dimainkan pada musim ini, berbanding dua pertandingan yang dimiliki Liverpool dan Chelsea.

Jika Liverpool dan City memenangi seluruh pertandingan liga tersisa, mereka berdua akan menutup musim dengan koleksi 86 angka.

Bagaimanapun, City saat ini memiliki selisih gol yang lebih baik yakni + 58, dibanding + 50 milik Liverpool dan +43 milik Chelsea.

“Sejujurnya, kami sedikit memantau pertandingan Liverpool-Chelsea,” kata Toure kepada Sky Sports.

“Kami hanya memiliki tiga pertandingan tersisa dan kami ingin fokus pada memenangi semuanya. Berikutnya kami akan melawan Everton.”
“Mereka adalah tim yang bagus dan itu kembali (merupakan pertandingan) sulit, namun dengan kualitas kami, kami dapat mengatasinya,” tegas gelandang asal Pantai Gading itu.

“Saya tidak pernah mau menyerah. Setiap pertandingan penting bagi saya, dan hari ini kami bermain layaknya ini merupakan final. Di antara kami, Liverpool dan Chelsea, ini begitu ketat dan kami perlu memenangi semua pertandingan kami.”
Tidak lama sebelum City memulai pertandingan di Selhurts Park, Chelsea menjaga harapan mereka meraih gelar ganda di Inggris dan Eropa tetap hidup melalui kemenangan di Anfield.

Penyerang Senegal Demba Ba membawa Chelsea unggul pada fase akhir babak pertama, ketika kesalahan yang dilakukan kapten Liverpool Steven Gerrard membuat dirinya dapat menguasai bola dan menaklukkan kiper Si Merah Simon Mignolet dalam duel satu-lawan-satu.

Chelsea memastikan keunggulan mereka pada masa tambahan waktu di akhi pertandingan ketika, saat tuan rumah menekan untuk menyamakan kedudukan, mantan penyerang Liverpool Fernando Torres memimpin serangan balik sebelum menggulirkan bola untuk dituntaskan dengan mudah oleh pemain pengganti Willian ke gawang Liverpool.

Chelsea akan menghadapi Atletico Madrid pada semifinal kedua Liga Champions di Stamford Bridge pada Rabu, setelah pada semifinal pertama di Spanyol bermain imbang tanpa gol.

Meski meraih kemenangan pada Minggu, pelatih Chelsea Jose Mourinho menegaskan bahwa salah satu dari Liverpool atau Citylah yang akan mengakhiri musim sebagai juara di Inggris.

“Sekarang kami dapat berkata bahwa kami telah memenangi pertandingan-pertandingan melawan para juara,” kata Mourinho kepada Sky Sports. “Jika itu adalah Liverpool, kami memenangi kedua (pertandingan)nya. Jika itu adalah City, kami memenangi kedua (pertandingan)nya.”
“Juaranya akan City atau Liverpool, maka kami tidak perlu merayakan apa-apa,” tambah pria Portugal itu setelah melakukan tujuh perubahan pada tim intinya di Anfield.

Pelatih Liverpool Brendan Rodgers, salah satu anggota staf saat Mourinho menjalani masa kerja pertama di Stamford Bridge, mengeluhkan gaya pertahanan Chelsea.

“Mungkin terdapat dua bus yang diparkir pada hari ini, bukan hanya satu,” ucapnya.

Namun Rodgers menegaskan Liverpool belum kehilangan segalanya.

“Kami masih unggul dua angka atas tim (Chelsea) itu yang menghabiskan keberuntungan yang absolut.”
“Jika kami memenangi dua pertandingan terakhir, kami finis di atas mereka, dan kemudian kita lihat saja apa yang akan terjadi dengan Manchester City.”

Sunderland tinggalkan dasar klasemen
Pada pertandingan pertama yang dimainkan pada Minggu, Sunderland meninggalkan zona degradasi berkat kemenangan 4-0 atas tamunya sesama tim papan bawah Cardiff City.

Tandukan Connor Wickham membawa Sunderland, yang memulai pertandingan dengan menduduki posisi juru kunci, memimpin pada menit ke-26 di Stadium of Light, namun pertandingan menjadi berat sebelah menjelang turun minum.

Wickham terjatuh di depan gawang ketika kausnya ditarik oleh bek tengah Cardiff Juan Cala.

Wasit Phil Dowd menginstruksikan permainan diteruskan karena bola dikuasai pihak Sunderland, namun ketika hal itu tidak menjadi awal terciptanya gol, wasit menunjuk titik putih dan mengusir Cala.

Fabio Borini, sebagaimana yang ia lakukan saat Sunderland menang 2-1 atas Chelsea pada pekan lalu, mencetak gol dari titik putih.

Emanuele Giaccherini memperbesar keunggulan timnya sebelum Wickham mencetak gol keduanya melalui sundulan empat menit sebelum pertandingan usai.

Kemenangan Sunderland membuat mereka melompati Norwich, yang turun ke zona degradasi karena kalah selisih gol, dan menjerumuskan Cardif ke posisi juru kunci.
Pada Sabtu Ryan Giggs memulai kiprahnya sebagai pelatih sementara Manchester United menyusul pemecatan David Moyes, dengan kemenangan 4-0 atas tamunya Norwich City.

Everton menyia-nyiakan peluang untuk melompati Arsenal pada persaingan memperebutkan posisi keempat, sekaligus satu tiket Liga Champions musim depan, setelah dua gol bunuh diri membuat mereka kalah 0-2 di markas Southampton.

Arsenal akan unggul empat angka dari Everton dengan dua pertandingan yang belum dimainkan, jika mereka mampu mengalahkan Newcastle United di Stadion Emirates pada Senin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru