Wednesday, December 02, 2020
Home > Olahraga > Eriksen Inspirasi Kemenangan Hotspur

Eriksen Inspirasi Kemenangan Hotspur

MIMBAR-RAKYAT.com (London) – Christian Eriksen mengalihkan sorotan padai pelatih Tottenham Hotspur Tim Sherwood dengan dua assist dan satu gol, saat timnya mengalahkan tim yang terancam degradasi Sunderland dengan skor 5-1 di Liga Utama Inggris, Senin.

Di tengah laporan yang menyatakan bahwa pekerjaan Sherwood berada dalam bahaya setelah penampilan buruk Spurs belakangan ini, Tottenham meresponnya dengan sangat baik, bangkit dari ketinggalan untuk menghancurkan Sunderland yang masih berada di dasar klasemen.

Emmanuel Adebayor mencetak dua gol di mana Harry Kane juga menorehkan gol di kandang, namun pemain Denmark Eriksen yang menjadi faktor penting dalam membangkitkan harapan-harapan Tottenham untuk menutup musim dengan menghuni zona empat besar.

Kemenangan ini membawa Tottenham kembali berada di atas Manchester United yakni pada peringkat keenam, meski mereka tertinggal lima angka dari tim peringkat keempat Arsenal dengan lima pertandingan tersisa, dan tertinggal empat angka dari Everton yang juga masih memiliki pertandingan yang belum dimainkan.

“Saya akan lebih memilih berbicara mengenai pertandingan,” kata Sherwood, yang mendapat kontrak 18 bulan pada Desember ketika ia meninggalkan kursi pelatih tim U-18 untuk menggantikan Andre Villas-Boas yang dipecat, kepada Sky Sports.

Stasiun televisi itu sebelumnya memperkirakan dirinya akan pergi pada akhir musim.

“Sejujurnya, saya tidak berkomentar apapun mengenai pekerjaan saya, Anda akan harus bertanya kepada para pegawai saya mengenai hal itu, namun sejauh yang saya cermati saya menyiapkan tim dengan baik pada malam ini dan kami mengungguli Sunderland dan melakukan pekerjaan dengan baik pada malam ini,” katanya.
“Kami memiliki lima pertandingan tersisa, dan kami percaya kami mampu memenangi kelimanya dan kami tidak tahu ke mana hal itu akan membawa kami,” katanya. 

Sunderland unggul terlebih dahulu pada menit ke-17 ketika Lee Cattermole menyumbangkan gol pertamanya untuk klub dalam rentang waktu empat tahun, setelah terjadi masalah di lini belakang yang melibatkan Hugo Lloris dan Vlad Chiriches.

Gol itu sempat membangkitkan harapan bahwa mereka dapat memulai kesuksesan untuk lolos dari degradasi, namun pada akhir pertandingan, tim Inggris timur laut itu harus menyerah pada takdirnya, di mana mereka tertinggal tujuh angka dari tim peringkat keempat dari bawah Norwich City meski mereka masih memiliki dua pertandingan yang belum dimainkan.

Dengan Eriksen – salah satu pemain yang didatangkan dengan biaya transfer besar untuk Spurs pada musim ini – memainkan perannya di lapangan tengah, tuan rumah merespon dengan Adebayor memaksimalkan umpan silang Eriksen pada menit ke-28 untuk menutup babak pertama dengan skor imbang.

Kane membawa Tottenham berbalik unggul pada menit ke-60, bergerak masuk untuk mengonversi umpan mematikan kiriman Eriksen, sebelum Eriksen memastikan timnya mendulang tiga angka dengan tembakan yang berubah arah karena mengenai Phil Bardsley untuk kemudian melewati Vito Mannone.

Mantan elandang Inggris dan Spurs Sherwood terlihat percaya diri di pinggir lapangan dan tidak memiliki tatapan seperti orang yang akan kehilangan pekerjaan, khususnya ketika Adebayor dan pemain pengganti Gylfi Sigurdsson memperbesar keunggulan Spurs dengan gol-golnya.

“Tidak peduli apa yang terjadi pada sang pelatih, saya tetap menghormatinya, saya sangat gembira dapat kembali ke lapangan untuk mencetak gol-gol,” kata Adebayor, yang kembali dijadikan andalan tim oleh Sherwood setelah sempat tersisih pada masa kepelatihan Villas-Boas.

“Ia merupakan bagian besar dalam hidup saya, ketika semua orang melupakan saya, ia membawa saya kembali masuk dan memberikan hidup saya kembali. Saya berharap ia bertahan, namun saya bukan ketua klub, saya hanya perlu tetap fokus pada pekerjaan dan mencetak gol-gol.”

Pelatih asal Belanda Louis van Gaal telah dihubung-hubungkan oleh media terhadap pekerjaan di Tottenham pada beberapa pekan terakhir, setelah mereka menelan kekalahna beruntun dari Chelsea dan Liverpool yang menghancurkan harapan tim ini untuk lolos ke Liga Champions.

Klub menepis laporan-laporan yang menyebutkan Sherwood akan meninggalkan posisinya pada akhir musim, ketika sejumlah spekulasi merebak pada pagi hari dan meski jelas terdapat masalah di Spurs, Sunderland jauh lebih bermasalah.

Pasukan Gustavo Poyet tidak kekurangan semangat juang, namun mereka sekarang harus melihat kemungkinan tersungkur ke Championship.

“Saya pikir terdapat hasrat di sini, namun kami kehilangan beberapa hal yang sangat penting di sepak bola, kualitas pada momen-momen tertentu saat mencetak gol atau bertahan,” kata pria Uruguay itu.

“Banyak hal yang harus kami perbaiki, namun tidak ada tempat untuk sembunyi. Saya merupakan sang pelatih, dan saya bertanggung jawab,” katanya. (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru