Monday, September 28, 2020
Home > Olahraga > Perang Urat Syaraf antar Kapten Liverpool vs Chelsea

Perang Urat Syaraf antar Kapten Liverpool vs Chelsea

MIMBAR-RAKYAT.com (Liverpool) Perang urat syaraf antara Liverpool dan Chelsea langsung merebak, begitu Liverpool melesakkan 3 gol ke gawang Manchester City. Sekaligus menempatkan diri pada 3 kesebelasan teratas yang menjadi favorit juara Liga bersama Chelsea.

Situasi ini membuat Chelsea tergetar sehingga Peter Chech, kiper Chelsea berusaha “mengecilkan” kehadiran Liverpool sebagai penantang kuat. “Mereka tidak akan bisa mengatasi tekanan dalam perburuan juara ini,” kata Chech seperti dilansir Mirror.

Cech tak menampik jika Liverpool sudah tampil amat baik musim ini. Namun kiper Chelsea itu meragukan  apakah Luis Suarez dkk. bisa mengatasi tekanan kala memimpin perburuan titel Premier League.

“Selama ini tidak ada yang menduga apapun dari Liverpool .Itulah mengapa mereka bermain tanpa beban. Kini situasinya berbeda . Mereka berada dipuncak klasemen. Mari kita lihat bagaimana mereka akan mengatasinya ketika sampai di pertarungan akhir. Mereka harus melewatinya.”, kata kiper asal Cheko ini.

Chelsea dan Liverpool masih akan bertemu di Premier League musim ini pada 27 April mendatang.

Kemenangan Beruntun

Dengan kemenangan 3-2 atas Manchester City akhir pekan silam, Liverpool menorehkan catatan 10 kemenangan beruntun di liga. Alhasil, mereka berada paling depan dalam perburuan gelar juara.

Namun, Gerrard enggan mengingat-ingat rentetan kemenangan itu. Baginya, deretan kemenangan tidak akan ada gunanya jika ujung-ujungnya Liverpool gagal juga.

“Tidak ada yang akan mengingatnya. Satu-satunya yang akan diingat orang adalah jika kami menjadi juara. Dan itu akan terjadi” ujar Gerrard kepada Guardian.

“Yang harus kami lakukan sekarang adalah fokus dan bersiap menghadapi pertarungan terdekat lawan Norwich. Kami harus memperlakukannya seperti laga terakhir dalam karier kami. Begitulah sikap seharusnya,” ucap kapten Liverpool ini.

Gelar juara Liga Inggris merupakan sesuatu yang personal buat Gerrard. Sepanjang kariernya, dia belum pernah merasakannya. Tapi, Gerrard tidak mau perasaan pribadinya memengaruhinya di lapangan.

“Semua orang tahu betapa saya amat menginginkannya.Saya harus tetap tenang, rileks, dan menghadapi setiap laga satu demi satu. Saya berusaha melakukannya, meski sulit untuk mengontrol emosi saya,” kata Gerrad . (AL)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru