Monday, July 04, 2022
Home > Berita > Banjir Boalemo: Sebanyak 76 rumah  terendam 

Banjir Boalemo: Sebanyak 76 rumah  terendam 

Kondisi banjir yang menggenangi rumah warga di Desa Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Kamis (9/9). (Foto: BPBD Boalemo)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Sebanyak 76 unit rumah terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Boalemo, Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/9) pukul 12.00 WITA. Tinggi permukaan air pada saat terjadi banjir berkisar antara 50-60 sentimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo melaporkan, banjir  berdampak pada dua desa di dua kecamatan wilayah administratif Boalemo. Dua Kecamatan itu, Kecamatan Dulupi meliputi Desa Dulupi dan Kecamatan Paguyaman meliputi Desa Girisa. Sebanyak 130 KK atau 410 jiwa terdampak dari dua Desa tersebut.

Hasil pemantauan menyebutkan, tinggi muka air pada saat terjadi banjir berkisar antara 50-60 sentimeter. Kondisi terkini dilaporkan banjir sudah mulai berangsur surut di Desa Dulupi, akan tetapi sebagian rumah masih ada yang tergenang banjir di wilayah lainnya.

“Alhamdulillah pada pukul 17.30 di Desa Dulupi air sudah surut tapi sebagian rumah masih tergenang air,” ujar Lela Kabid Pencegahan BPBD Boalemo melalui pesan singkat, Jumat (10/9), seperti dikutip dari bnpb.go.id.

Lela menambahkan, pihaknya juga sudah menerjunkan personil untuk melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pihak setempat terkait penanganan warga yang terdampak banjir. Tidak ada warga yang mengungsi, mereka memilih untuk bertahan di rumah masing-masing. Mereka diminta waspada mengantisipasi air naik lagi apabila hujan turun kembali.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan Wilayah Gorontalo memasuki musim hujan pada bulan September hingga November. Pada masa peralihan musim ini, BNPB menghimbau bagi masyarakat untuk waspada terhadap potensi angin kencang, hujan deras dalam waktu singkat sehingga memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi.***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru