Tuesday, September 22, 2020
Home > Berita > Bandung meriah dengan ribuan orang ikuti “bukber on the street”

Bandung meriah dengan ribuan orang ikuti “bukber on the street”

Ilustrasi - Buka bersama di jalan umum di Bandung diikuti 15.000-an orang. (rmol)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bandung) – Pandangan amat mengesankan terjadi di Bandung, ketika belasan ribu warga tumpah ruah di sepanjang Jalan Asia Afrika, hingga alun-alun kota, menantikan waku untuk berbuka bersama.

Mereka tua muda remaja anak-anak, bersama-sama duduk di  tikar yang disediakan pemerintah kota.

Panitia penyelenggara Bukber On The Street, Deny Nurdiyana, mengatakan, acara Sabtu yang diikuti 250 komunitas dari berbagai golongan dan ratusan dhuafa yang ada di Kota Bandung.

“Kami ingin acara ini bukan hanya hajat kaum muslim saja, tapi menjadi hajat seluruh warga Bandung apapun agama, rasnya. Sekitar 30 persen panitia berasal dari non-muslim atau 20 komunitas non-muslim,” ujar Deny, yang memperhitungkan ada sekitar 15.000 orang berkumpul di situ.

Ia menambahkan, acara yang ketiga kalinya ini memiliki konsep berbeda dibanding penyelengaraan tahun-tahun sebelumnya.  Kali ini lebih banyak melibatkan komunitas dalam menyediakan makanan berbuka.

Setiap komunitas yang mendaftar, tidak hanya menyiapkan makanan untuk anggotanya sendiri, akan tetapi mereka sengaja membawa makanan lebih untuk dibagikan kepada warga lainnya.

“Mereka yang mendaftar mengatakan kepada saya akan membawa makanan lebih. Jadi ini memang hajat warga Kota Bandung bukan pemerintah,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap semakin mempererat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Bandung yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

“Saya ingin membuktikan bahwa di Bandung damai, tidak ada gesekan apapun yang mengatasnamakan agama. Semuanya berbaur dalam suatu nilai yakni kebersamaan dan toleransi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wanita Kristen Indonesia Kota Bandung Kuswandari mengaku bangga dengan diikutsertakannya komunitas tersebut dalam acara Bukber On The Street.

Menurut dia, acara yang melibatkan lintasagama ini akan memperkuat rasa persatuan di antara sesama masyarakat tanpa pandang bulu.

“Ini acara yang pertama kalinya saya ikuti. Saya senang bisa ikut bisa merasakan kebahagiaan apa yang dirasakan warga muslim saat Ramadhan ini,” katanya seperti dilansir antaranews.

Ia berharap, apa yang dilakukan di Kota Bandung dapat diikuti pula oleh masyarakat di daerah lainnya se-Indonesia.

“Semoga lebih baik lagi tanpa ada perpecahan. Kan satu NKRI, semua berbaur berbagai bahasa, berbagai agama, tapi satu Indonesia,” katanya.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru