Tuesday, March 31, 2026
Home > Cerita Pendek

Tromol Mesjid Cerpen A.R. Loebis

Masyarakat di kawasan tempatku bermukim gempar Senin pagi.  Pasalnya kotak tromol mesjid amblas isinya. Kegemparan ini terasa semakin menyesakkan, karena kejadiannya bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Berikut ini kejadiannya. Sekitar satu jam setelah usai solat hari raya, terdengar suara-suara berisik dari arah mesjid, yang letaknya tak jauh dari rumahku. Aku saat itu

Read More

For the Good Times Cerpen Hendry Ch Bangun

Menunggu kereta pada siang terik dan sepi. Di pagar stasiun, deretan pohon pisang, dan pohon perindang tepi jalan tol, tidak menghilangkan udara panas. Mungkin karena tidak ada angin. Di telingaku tiba-tiba terngiang seuntai lagu lama. Aku menyenandungkannya, tertangkap kalimat..”lay your head upon my pillow..”. Aku tidak pernah tahu itu lagu siapa.

Read More

Kereta Terakhir ke Jurangmangu Oleh Hendry Ch Bangun

Dua puluh tahun lebih Ibrahim menggunakan kendaraan pribadi untuk ke kantor. Tahun 1990an, sudah ada macet sedikit-sedikit tetapi dia menikmati saja jalan raya dari rumahnya di kawasan Ciputat ke kantor di tengah kota. Hampir tidak ada pilihan memang. Pernah dia mencoba naik angkutan kota, mikrolet, tetapi sungguh dia merasa tidak

Read More

Bung Dimana? Cerpen Hendry Ch Bangun

Lagu “Bung Dimana” ciptaan Iskandar dalam irama keroncong yang terdengar lamat-lamat dari rumah tetangga melambungkan kenangan Rudy ke masa yang jauh di belakang. Ya dimana kalian sekarang? Sekian banyak wajah teman-temannya tiba-tiba menyeruak satu persatu. Teman-teman ketika sekolah dasar, ketika menginjak masa remaja di SMP-SMA, dan mereka yang menjalani masa-masa kuliah

Read More

Pintu Kereta dan Gigolo

RAMBUTNYA sudah mengggapai-gapai bahu. Brewoknya meranggas, sebagian sudah memutih. Bila kaca mata minusnya dibuka, kelihatan relung matanya, cekung. Bila ia tertawa atau menyeringai, kelihatan pangkal dan sela-sela giginya menghitam. Mungkin kebanyakan menghirup nikotin. Rokok seperti tak putus-putusnya tergantung dibibirnya. Malam itu, jemari kedua tangannya terus bermain diatas keyboard  komputernya yang

Read More

Belum Terlambat

Bangunan itu sudah menjulang tinggi seperti menembus langit tetapi belum selesai. Ceceran semen, tertinggal di sana-sini. Onggokan besi, beton, menghiasi kompleks di dalam pagar. Isyarat istirahat siang baru saja berbunyi, ratusan pekerja meninggalkan kesibukan untuk sekitar satu jam. Semua bergerak ke warung tempat mereka bisa berhenti sejenak, menyantap makanan, menghilangkan

Read More

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru