Mas Adhi nikah lagi, Catatan A. R. Loebis
Yang satu wajahnya berbinar, satunya sumringah, senyum keduanya menyimpul, menambah cerah suasana pagi jelang siang, ketika kami bertemu di salah satu ruang kantor di wilayah Jakarta Pusat. “Sini, kamu duduk di sini aja dekat saya,” kata Mas Adhi sembari jemarinya menyapu sisi kanan bangku pendek yang didudukinya, yang pas untuk duduk
Read More