Saturday, May 25, 2024
Home > Berita > “Tantangan Menuju Rampi” Raih Anugerah Adinegoro Kategori Televisi

“Tantangan Menuju Rampi” Raih Anugerah Adinegoro Kategori Televisi

Piala untuk pemenang Anugerah jurnalistik Adinegoro, di tangan ketua panitia penjurian, Maria Andriana.

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Tayangan “Tantangan Menuju Rampi” meraih penghargaan jurnalistik Anugerah Adinegoro kategori televisi, berdasar sidang dewan juri Arswendo Atmowiloto, Immas Soenarya dan Nurjaman Mochtar, yang memberi nilai 455 untuk karya tersebut, Rabu. 

Berita feature televisi tersebut ditayangkan di Trans7 pada 23 Februari 2015, mengangkat kisah perjalanan di pedalaman kabupaten Luwu Utara, Selawesi Selatan yang meskipun berjarak 86 kilometer namun akses jalan raya yang tidak memadai, membutuhkan perjalanan penuh tantangan selama dua hari.

Episode tersebut membahas gagasan warga setempat mengenai inovasi menghadirkan kendaraan roda empat untuk mengatasi akses jalan tersebut.

Para juri memandang bahwa karya tersebut pantas mendapat Anugerah Adinegoro  dilihat dari nilai pesan yang  disampaikan, upaya keras untuk memproduksi tayangan tersebut.

Pemenang Anugerah Adinegoro mendapat hadiah uang tunai Rp50.000.000,-, piagam dan tropi khusus Adinegoro yang akan disampaikan pada acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) pada 9 Februari 2016 di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Penghargaan Adinegoro secara khusus untuk kategori televisi kali ini menunjukkan bukan hanya animo peserta yang besar tapi juga kesadaran masyarakat TV dalam memproduksi karya-karya yang lebih bagus,” kata Arswendo.

“Anugerah Adinegoro harus bisa mendorong teman-teman TV untuk berkarya lebih baik. Penilaian untuk karya jurnalisitk televisi harus memperhatikan kualitas pesan yang disampaikan disertai  ‘picture story’ sebagai satu rangkaian,” kata Nurjaman Mochtar.

Penonton sekarang lebih kritis bukan hanya menempatkan tayangan TV sebagai hiburan tapi juga ingin melihat apakah tayangan tersebut bermanfaat atau tidak, ujarnya.

Immas Sunarya yang semula mengunggulkan karya lain yang mengangkat kisah pengungsi Rohignya karena topiknya aktual dan menyentuh, akhirnya juga sepakat membeli nilai tertinggi pada karya kru Trans7.

Secara umum Immas menilai bahwa jumlah karya jurnalistik televisi yang masuk tahun ini naik dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa reporter dan produser televisi sudah semakin sadar untuk menunjukkan  karya-karya kepada masyarakat yang lebih luas.

“Hasil karya mereka jauh melebihi apa yang dibayangkan. Selain keinginan menampilkan tema yang unik juga lokasi peliputan yang memberi tantangan berat serta kerja sama tim yang bagus.”

“Mudah-mudahan peserta Anugerah Adinegoto yang menang lomba ini bisa menjadi acuan buat adik-adik yang masih belajar di TV dan SMK dalam menghadapi tantangan era digitalisasi, bukan tidak mungkin kelak akan ada seribu saluran televisi di Indonesia.”

Anugerah Adinegoro merupakan penghargaan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan dilaksanakan berkaitan dengan Hari Pers Nasional (HPN) setiap tahun.

Nama Adinegoro diabadikan untuk Anugerah Karya Jurnalistik karena Adinegoro dipandang sebagai tokoh pejuang dan perintis pers yang dalam kehidupannya tidak dapat dipisahkan dari perjalanan pers nasional. Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan, nama asli Adinegoro pada 14 Agustus 1904, lahir di Tawali, Sawahlunto-Sumatra Barat.

Adinegoro adalah orang Indonesia pertama yang secara formal mempelajari ilmu publisistik di  Jerman, selain mempelajari geografi, geopolistik, dan kartografi.

Lomba Karya Jurnalistik Adinegoro dimulai sejak tahun 1974. Saat itu diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Jakarta Raya, kemudian pada 1994 dialihkan dan diselenggarakan oleh PWI Pusat dan menjadi rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional. Sementara PWI Jaya kemudian mengabadikan nama MH. Thamrin sebagai nama lomba karya jurnalistik. (SP/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru