Sunday, September 27, 2020
Home > Berita > Sebanyak 2.519 peserta ikuti ujian daring masuk UIN Walisongo

Sebanyak 2.519 peserta ikuti ujian daring masuk UIN Walisongo

Ilustrasi - Kampus Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.com (Semarang) – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Pada ujian 3-5 Agustus 2020 itu, ada 2.519 peserta yangt ambil bagian dari 2.526 pendaftar pada UM-PTKIN UIN Walisongo.

Secara nasional, UM-PTKIN dengan SSE ini diikuti 132.929 atau 85% dari total pendaftar yang mencapai 155.982 orang.

“Sistem Seleksi Elektronik menurut saya sesuai dengan apa yang saat ini dikembangkan UIN Walisongo,” kata Rektor Universitas Islam UIN Walisongo Semarang Imam Taufiq saat memantau pelaksanaan UM-PTKIN, Rabu.

Meski kali pertama kali diselenggarakan,  lansir kemenag.go.id, UIN Walisongo siap dengan UM-PTKIN berbasis SSE.  Sebab, kampus itu sedang melakukan transformasi digital dalam pelayanan akademik, administrasi dan kemahasiswaan.

“Para mahasiswa UIN Walisongo sejak awal akan terbiasa melakukan proses layanan akademik secara digital dan sistem seleksi elektronik menjadi awal yang baik untuk mahasiswa,” tambah Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Walisongo itu.

Senada dengan Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Walisongo Mukhsin Jamil mengatakan, UM-PTKIN SSE memaksa PTKI untuk memperkuat infra struktur IT termasuk menyiapkan sumber daya manusianya.

“Ini langkah yang sudah semestinya dilakukan Kementerian Agama menyambut industri 4.0 yang serba digital,” katanya.

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Ruchman Basori saat melakukan monitoring dan evaluasi mengatakan, pelaksanaan UM-PTKIN pada UIN Walisongo berjalan lancar, infrastruktuktur IT juga memadai dan sumber daya manusianya siap. (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru