Sunday, December 05, 2021
Home > Cerita > Sean Gelael ramaikan FIA WEC 2021,   Catatan A.R. Loebis

Sean Gelael ramaikan FIA WEC 2021,   Catatan A.R. Loebis

Sean Gelael berlaga dalam FIA WEC pada musim 2021. (jagonya ayam)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Sean Gelael menyatakan merasa sangat senang bergabung dengan tim JOTA, apalagi ditemani Stoffel Vandoorne dan Blomqvist dan ia berharap mereka mampu memperoleh prestasi baik pada laga yang akan bergulir mulai Maret 2021.

Para pendukung Sean berdebar menantikan balapan apa yang akan diikuti Sean untuk musim 2021, terlebih ketika Team Jagonya Ayam melalui medsos Sean “memancing” dengan beberapa pilihan, di antaranya kejuaraan reli dunia (WRC), DTM, F-E dan WEC.

Pilihan jatuh pada WEC (world endure championship) , yang jenis balapnya, peraturan (rule),  kendaraan dan lainnya berbeda dengan Formula 2 yang ditekuninya selama lima musim.

“Saya senang dapat bergabung dengan tim JOTA bersama Blomqvist dan Vandoorne. Saya bertemu lagi dan gabung satu tim dengan teman lama,” kata Sean mengomentari balapan enam putaran yang akan berlangsung sepanjang 2021.

Ayahanda Sean Gelael, Ricardo Gelael, menyatakan pilihan puteranya itu merupakan yang terbaik.

“Mobil LMP2 mempunyai down force yang mirip dengan F2, dengan horse power yang juga sama sekitar 620 bhp, walaupun LMP2 lebih berat sedikit,” kata Ricardo yang juga mantan pebalap nasional.

“Balapan di Endurance ini harus pandai menjaga ban seperti dalam laga F2. Jadi menurut saya, banyak kemiripannya. Dengan rekan setim yang juga teman baik Sean, saya berharap balapan ini akan menjadi lebih enjoy buat Sean dan semoga bisa membawa hasil yg baik,” kata Ricardo.

Pada pecinta olahraga otomotif dapat menyaksikan lomba FIA WEC 2021 pada 19 Maret di lomba 1000 Mil Sebring (AS), disusul 1 Mei pada 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia.

Kemudian pada 12-13 Juni di ajang 24 Hours of Le Mans (Prancis), 18 Juli – 6 Hours of Monza  di Italia, 26 September – 6 Hours of Fuji (Jepang) dan 20 November – 6 Hours of Bahrain (Bahrain).

Jangan lupa, sebelum Sean bersama temannya menggeber kendaraan mereka di 1000 Mil Sebring Amerika Serikat, akan ada lomba pemanasan di even tingkat Asia (Asian Le Mans Series) yang berlangsung pada 5-6 Februari di  4 Hours Yas Marina (Abu Dhabi), disusul 19-20 Februari pada acara 4 Hours Bahrain (Bahrain).

Tidak asing

Bagi Sean, balapan WEC bukan ajang baru, karena ia pernah ikut Asian Le Mans Series pada 2015 dan 2016, dengan memenangi balapan di Sepang, Malaysia, dan Buriram, Thailand.

Bahkan ketika naik podium di ajang 6 Hours of Shanghai di China pada 2016, Sean waktu itu juga sudah bersama Tom Blomqvist sebagai rekan setim.

Satu pebalap lagi yang waktu itu menemani Sean naik podium sebagai runner-up bersama tim Extreme Speed Motorsports adalah Antonio Giovinazzi, pebalap Italia yang beberapa kali diajak Sean ke Indonesia – kini bertarung di F1 bersama tim Alfa Romeo.

Sama seperti pada 2016 itu, Sean / Blomqvist / Vandoorne akan membela tim JOTA di kelas LMP 2. Untuk ajang balapani ketahanan, ada empat kategori atau kelas yang dilombakan bersamaan, yakni LMP 1, LMP 2, GT Pro (LMGTE Pro), dan GT Am (LMGTE Am), sesuai dengan spec yang sudah ditentukan.

JOTA adalah tim berpengalaman dan prestasi di ajang WEC. Di kelas LMP 2 tim asal Inggris ini dua kali pernah juara 24 Hours of Le Mans, yakni pada 2014 dan 2017, bahkan pada 2017 mereka menurunkan dua tim dan finis 1-2.

Pada 2020, JOTA menjadi runner-up di kelas LMP 2 ajang 24 Hours of Le Mans, dengan salah satu pebalap mereka adalah juara Formula E, Antonio Felix da Costa dari Portugal.

“Saya sangat senang menatap 2021. JOTA adalah tim reputasi luar biasa dengan pebalap dan prestasi yang mengagumkan. Saya senang bisa jadi bagian dari sejarah itu dan berharap bisa sama berprestasinya dengan para pebalap JOTA lain,” kata Sean.

Keseriusan Sean Gelael itu, diimbangi harapan David Clark, co-owner JOTA, yang menyatakan, “Kami sangat senang mengumumkan Sean, Tom, dan Stoffel dalam program balapan kami di 2021.”

“Kami tertantang untuk meraih kemenangan dan tentu saja gelar di LMP 2. Kualitas trio pebalap ini saja sudah menggambarkan betapa seriusnya kami semua di JOTA. Sebagai pebalap, Sean selalu ikut ajang papan atas selama beberapa tahun dan dia sangat berdedikasi dan profesional.”

Stoffel dan Tom musim ini masih mengikuti kejuaraan Formula E yang kebetulan jadwalnya tak bentrok dengan WEC. Stoffel bersama tim Mercedes dan Tom membela tim NIO.

“Senang bisa balapan lagi bersama Sean. Kami berusaha meraih gelar juara kelas LMP 2. Terima kasih untuk keluarga Gelael dan tim JOTA atas kepercayaan ini. WEC adalah salah satu ajang yang sangat bagus buat karier ke depan,” kata Tom.

“Bisa ikut ajang WEC bersama tim JOTA kesempatan hebat karena mereka adalah tim bagus dengan lingkungan kerja luar biasa. Apalagi saya juga akan membalap bersama dua rekan terbaik saya, Sean dan Tom,” ujar Stoffel.

Pada setiap perlombaan FIA WEC, di bagian tribun sirkuit berkibar bendera dari negara semua pebalap dan pada 2021 ini di antara puluhan bendera itu akan berkibar pula Merah Putih.

Semoga pebalap nasional Sean Gelael bersama temannya berjaya pada ajang lomba ketahanan mobil FIA WEC 2021.

Selamat berpacu Sean.  (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru