Tuesday, January 26, 2021
Home > Cerita > Sean Gelael 2021 balapan dimana?  Catatan A.R. Loebis

Sean Gelael 2021 balapan dimana?  Catatan A.R. Loebis

Sean Gelael balapan terakhir di Sakhir? (jagonya ayam)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Perjalanan hidup terus bergerak bagi siapa pun di muka alam ini, tak terkecuali bagi pebalap nasional Sean Gelael, yang mengakhiri tahun ke lima di ajang balapan F2, Desember 2020.

“Tapi ini bukan akhir dari segalanya. Ini momentum membalik halaman baru sejarah kehidupan,” kata Sean Gelael.

Ini waktunya untuk bergerak ke babak berikutnya kehidupan ini, kata  pebalap jangkung berusia 24 tahun itu dalam media sosialnya.

Banyak pendukung pebalap handal itu yang bertanya, apakah Sean Gelael masih membalap di F2 pada 2021? Atau pada event balapan lain? Balapan apa?

Akan mengikuti kompetisi balap manakah Sean pada tahun depan (2021)? Nantikan berita terbaru Sean di @teamjagonya ayam!  Pesan di media sosial Sean Gelael ini menggugah pertanyaan dan rasa ingin tahu yang semakin memuncak bagi para pendukungnya.

Ayo kita tanya kepada manajer media tim Jagonya Ayam, Aswin Rizal Harahap, yang tiada hentinya mengirimkan hasil perlombaan Sean kepada media di Indonesia.

“Untuk rencana tahun depan akan kita sampaikan pada waktunya. Sabar saja   bang,” kata Aswin menjawab pertanyaan, apa rencana balap Sean untuk musim   laga 2021.

Masih penasaran? Ayo kita tanyakan kepada ayahandanya tercinta, Ricardo Gelael.

“Selamat malam Pak Ricardo. Apa kesan Bapak atas balapan F2 Sean selama lima musim ini. Dan apa rencana selanjutnya untuk 2021? Apakah masih balapan di F2.”

“Wah itu ranah Sean untuk menjawabnya.  Biar dia yang menjawab,” kata Ricardo, mantan atlet otomotif, bahkan juara reli nasional pada 2006.

Mimpi Sean Gelael

Ricardo mengatakan, tugas orang tua untuk berusaha memenuhi mimpi anaknya, walau mimpi itu tidak selalu menjadi mimpi yang indah

“Mimpi adalah bunga kehidupan. Bermimpi adalah wajar tetapi jangan jadi pemimpi. Kita harus realistis. Mimpi tidak selamanya menjadi kenyataan. Semoga Sean bisa mimpi lagi dan mimpinya jadi kenyataan,” kata Ricardo.

“Every story has an end, every end has a new beginning,” kata Ricardo, menyiratkan akan ada lagi “balapan” lain dalam hidup Sean dan semoga ia memenanginya.

“Sebagai orang tua, saya tidak pernah ada penyesalan dalam membantu anak menggapai mimpi. Pasti banyak hal positif yang Sean dan saya dapati dari dunia balap yang pasti berguna untuk Sean dalam kehidupan ke depannya. Walau pun hasil lomba selama ini tidak sesuai yang diharapkan,” kata Ricardo.

Catatan sejarah

Walau Sean Gelael belum berhasil memanfaat laga F2 sebagai batu loncatan menuju balapan Formula Satu (F1), namun pemuda itu sudah menorehkan catatan sejarah fenomenal di dunia olah raga otomotif.

Hidup Sean Gelael adalah lomba otomotif. Sejak berusia delapan tahun ia sudah mencicipi rasanya balapan. Nyalinya semakin kuat ketika mulai mengikuti kancah lomba karting nasional dan internasional.

Ia beberapa tahun menamatkan “sekolah” di kejuaraan karting Eropa, sebelum beranjak ke medan laga formula, mulai dari Formula Abarth, Formula Pilota China, Masters of Formula 3, British F3, FIA Formula 3 Eropa, Formula 3 Renault 3.5 Series, GP2 Series.

Sean Gelael bersama rekan setim Dan Ticktum di tim DAMS. (jagonya ayam)

 

Sean bahkan masih sempat mengikuti perlombaan Asian Le Mans Series, World Endurance Championship dan bila pulang kampung ia pun tampil di kejuaraan reli sprint dan melemaskan otot mengikuti perlombaan di lintasan karting Sentul.

Perjalanan balap Sean yang hobi berenang, sepak bola, basket dan gowes ini cukup panjang. Jam terbangnya — baik pergaulan dan pengalaman balap internasionalnya — cukup tinggi.

Kendati belum berhasil melangkah ke kancah laga Formula 1, Sean sudah menorehkan catatan sejarah, sebagai pebalap Indonesia kedua yang ajeg berlomba di FIA F2, setelah Rio Haryanto – yang empat tahun berlaga di F2 dan maju ke laga F1 mengikuti  12 kali lomba (start) ketika usianya 23 tahun pada 2016.

Sean dan Rio, dua pemuda yang membawa harum nama bangsa dan negara, faham betul dengan lika-liku jenjang balap menuju F1(Sean sudah menjajal mobil F1Toro Rosso dalam tes resmi) dan mereka menjadi catatan sejarah dalam dunia olah raga otomotif  Indonesia.

Banyak pebalap pemula bermunculan di Indonesia, tapi entah siapa yang akan mampu maju ke perlombaan ajeg FIA Formula 2, apalagi ke kancah laga F1.

Nah, apa yang akan dijalani Sean Gelael pada musim laga 2021? Apakah masih tetap di F2, atau di perlombaan lainnya? Apakah kira-kira babak baru kehidupan yang akan dilakoninya?

Let us wait and see!  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru