Monday, June 17, 2024
Home > Berita > Ricardo: Perjuangan WRT 31 cukup berat, Sean Gelael Bismillah..

Ricardo: Perjuangan WRT 31 cukup berat, Sean Gelael Bismillah..

Sean Gelael sebagai first driver tim WRT 31 pada Le Mans 24 Jam, 10-11 Juni 2023. (jagonya ayam)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – “Berat banget perjuangan ini. Semoga pada hari H semua berjalan lancar,” ini komentar spontan tokoh otomotif Indonesia, Ricardo Gelael, mengenai Team WRT 31 yang akan berlaga di Le Mans 24 Jam, Sabtu dan Minggu.

Team WRT 31 yang diperkuat pebalap Sean Gelael, Ferdinand Habsburg dan Robin Frinjs, akan tampil pada laga 10-11 Juni 2023 yang juga sebagai putaran keempat kejuaraan FIA WEC 2023 itu.

Ricardo mengeluarkan tanggapannya karena berbagai kendala yang dialami tim Belgia itu pada sesi sebelum balapan dimulai.

Pada laga legenda memperingati 100 tahun Le Mans 24 Jam itu, Sean dipilih sebagai pebalap pertama yang turun (starting driver).

“Apalagi diprediksi hujan akan turun pada saat start lomba. Jadi kondisi akan sulit banget,” ujar Ricardo.

Tapi sebelum berjuang tentu tak boleh putus asa dan Ricardo sebagai seorang atlet pasti tahu sekali filosofi olah raga itu.

“Semoga pada hari H nanti semua bisa berjalan lancar..amiin,” kata juara nasional reli mobil 2006 itu, dalam kalimat berdoa.

Apa komentar Sean Gelael?

“Bismillah saja..semoga dalam lomba besok tidak ada masalah bagi kami,” kata Sean, yang pernah naik podium di Le Mans pada 2021.

Apa sebenarnya yang dialami Team WRT sebelum berlaga?

Inilah beritanya:

Team WRT 31 kehilangan banyak waktu di atas trek pada Kamis (8/6). Insiden yang dialami Ferdinand Habsburg saat Free Practice 3 membuat tim Belgia ini mesti berada lama di pit untuk perbaikan mobil.

Saat sesi FP3 belum lama digelar dan baru saja berusaha akan membuat catatan waktu, Habsburg mengalami kecelakaan di Tikungan Indianapolis, di sekitar lokasi sama ketika Robin Frinjs menabrak tembok dan terhenti dari lomba pada 24 Hours of Le Mans tahun lalu.

Mobil mengalami kerusakan dan mesti lama berada di garasi untuk penggantian girboks. Perbaikan selesai menjelang FP3 yang berdurasi tiga jam itu berakhir dan Habsburg berkesempatan melakukan tes kelayakan mobil sebelum dimaksimalkan pada FP4.

Pada FP4 mobil bisa digunakan normal, sehingga tiga pebalap mampu menjalani persiapan dengan baik, termasuk Sean Gelael. Hanya Frinjs yang tak mendapatkan waktu ideal untuk membuat catatan waktu.

Semua latihan telah digelar dan Team WRT 31 akan start dari P15 pada lomba 24H of Le Mans, Sabtu (10/6).

Sean Gelael diputuskan menjadi starting driver Team WRT 31. Di kelas LMP2, WRT 31 start dari P15 di mana sebanyak 24 mobil ambil bagian. Team IDEC Sport 48 menjadi yang tercepat di babak Hyperpole dan berhak memimpin start dari pole position di kelas menengah ini.

Nah ini membuat Sean berucap: “Bismillah. Semoga lomba besok tak ada masalah lagi bagi kami.”  

Babak kualifikasi

Babak kualifikasi Le Mans, tidak berjalan seperti yang diharapkan Team WRT 31. Robin Frinjs sebagai perwakilan tim, tak mengalami momen terbaik.

 

Pebalap Belanda itu, seperti para peserta lain, terganggu oleh momen dua kali Red Flag pada bagian awal sesi berdurasi satu jam tersebut. Bedanya, sebagian tim sudah membuat lap time kompetitif ketika sesi berstatus normal di antara di Red Flag, di mana Frinjs masih terpaut jauh dan terlempar dari delapan besar.  

Mobil Team WRT 31 akan berlaga di Le Mans 24 Jam yang juga putaran keempat FIA WEC, 10-11 Juni 2023. (jagonya ayam)

Posisi 8 Besar dibutuhkan untuk ikut sesi Hyperpole pada Jumat dini hari WIB, di semua kelas. Frinjs sendiri hanya mampu mengantarkan WRT 31 di posisi 16. Pole position murni baru ditentukan oleh tim yang meraih waktu tercepat di masing-masing kelas di babak Hyperpole.

Begitu dipastikan tidak bisa memperebutkan pole, di mana tahun lalu WRT 31 dan Frinjs meraihnya, fokus pun beralih ke long run. Usaha membuat simulasi lomba pada FP2 yang digelar Rabu (7/6) malam atau Kamis dini hari WIB. 

“Ya, kami semua fokus ke lomba. Race terbesar, yang akan gemanya sudah terasa sejak jauh hari,” ujar Sean, yang juga diamini Frinjs dan Habsburg.

Sean tak sabar ingin dilepas oleh megastar NBA, LeBron James, sebagai starter 24H of Le Mans 2023. Itu adalah kehormatan besar bagi LeBron mengingat ini adalah perayaan 100 Tahun 24H of Le Mans.

Sean dan teman setimnya memang harus berjuang keras. Padahal para Test Day sebelum FP dan kualifikasi, kendati tanpa Robin Frinjs, tapi Sean Gelael dan Ferdinand Habsburg mampu menjalani enam jam program Test Day dengan baik dan memuaskan.  

Dua sesi yang masing-masing berdurasi tiga jam dalam rangka 24 Hours of Le Mans itu berlangsung pada Minggu (4/6).

Sesi yang bisa dianggap pula sebagai adaptasi terhadap Sirkuit de la Sharte sepanjang 13,6 km memang penting. Apalagi Test Day itu digelar setelah semua mobil melewati “le pesage” alias scrutineering, sehingga dipastikan tak ada kendala teknis yang mesti mereka ragukan.

Secara umum pada Test Day FP1, WRT 31 ada di posisi tiga kelas LMP2. Dua tim di depan mereka, Cool Racing dan IDEC Sport, tak ikut FIA WEC semusim penuh, sehingga dari semua tim LMP2 peserta tetap FIA WEC tim WRT 31 tercepat.

Tapi inilah lomba, segala sesuatu bisa saja terjadi dan Sean serta rekan setimnya mengalami hal itu. Ricardo mengatakan berat banget perjuangan mereka, dan Sean tetap bersemangat, maju dengan Bismillah. Laga belum dimulai dan hasilnya masih dalam proses. We wait and see.

Race 24H of Le Mans disiarkan langsung oleh kanal youtube KUY Entertainment dan www.sean-gelael.com pada Sabtu (10/6) dengan start pukul 21.00 WIB. (ar. loebis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru