Sunday, February 05, 2023
Home > Berita > Sean dan Stoffel berpacu di Dubai Autodrome minggu ini

Sean dan Stoffel berpacu di Dubai Autodrome minggu ini

Sean Gelael di Dubai. (jagonya ayam)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Sean Gelael dan Stoffel Vandome akan saling bergantian memacu mobil JOTA yang termasuk kategori LMP2 pada perlombaan ketahanan Le Mans Asia yang berlangsung di Dubai Autodrome, Sabtu dan Minggu (13-14/2).

Race 1 diadakan Sabtu pukul 17.15 – 21.15 WIB dan Race 2 Minggu pukul 15.45 – 19.45 WIB disiarkan live di sean-gelael.com sedangkan untuk pengambilan waktu langsung lewat getaraceresults.com.

Sehari sebelumnya, pada Jumat 12/2, merupakan babak kualifikasi pada pukul 13.45-14.00 WIB sedangkan latihan bebas (FP) pertama dan kedua pada Kamis pukul 13.40 – 15.10 dan FP2 pada 20.30 – 22.00.

“Pada Kamis dan Jumat hanya ada live timing. Tapi pada Sabtu dan Minggu ada langsung streaming di laman resmi sean-gelael.com.,” kata Ricardo Gelael, ayahanda Sean, dalam perbincangan dengan mimbar-rakyat.com,  Selasa.

Pada laga pertama lomba ketahanan Le Mans Asia empat jam itu, akan tampil 17 jenis kendaraan prototype, terdiri atas tujuh kategori LMP2 dan 10 LMP3, serta 19 kategori GT3.

Mobil JOTA yang akan dinaiki Sean di Asian Le Mans di Dubai, di akhir minggu ini. (jagonya ayam)  

Laga Le Mans Asia 2021 ini diperhitungkan berlangsung seru, apalagi akan hadir tim dari 15 negara berbeda sedangkan pebalapnya dari 26 negara.

Di kelas LMP2, akan turun pada pebalap berpengalaman pada kejuaraan elit termasuk Formula Satu dan kejuaraan enduro dunia. Di sini juga ada beberapa pebalap muda yang lagi naik kelas ke kategori itu.

Bagi Sean Gelael, keikutsertaan balapan ketahanan Le Mans Asia, merupakan “pemanasan” sebelum mengikuti lomba FIA WEC 2021 pada 19 Maret 2021 di lomba 1000 Mil Sebring (AS), disusul 1 Mei pada 6 Hours of Spa-Francorchamps di Belgia.

Kemudian pada 12-13 Juni di ajang 24 Hours of  Le Mans (Prancis), 18 Juli – 6 Hours of  Monza  di Italia, 26 September – 6 Hours of  Fuji (Jepang) dan 20 November – 6 Hours of  Bahrain (Bahrain).

Sean Gelael (tengah) bersama teman setim  Stoffel, di ajang Asian Le Mans dan WEC 2021. (jagonya ayam).

Bagi Sean yang tahun ini beralih dari ajang laga F2, balapan ketahanan bukan merupakan ajang baru. Ia pernah ikut Asian Le Mans Series pada 2015 dan 2016, dengan memenangi balapan di Sepang, Malaysia, dan Buriram, Thailand.

Ia pun pernah naik podium di ajang 6 Hours of  Shanghai di China pada 2016,  berpasangan dengan Tom Blomqvist, yang juga sebagai rekan setimnya di WEC 2021 bersama Stoffel.

“Mobil LMP2 mempunyai down force yang mirip dengan F2, dengan horse power yang juga sama sekitar 620 bhp, walaupun LMP2 lebih berat sedikit,” kata Ricardo, mengomentari mobil LMP2.

“Balapan di Endurance ini harus pandai menjaga ban seperti dalam laga F2. Jadi menurut saya, banyak kemiripannya. Dengan rekan setim yang juga teman baik Sean, saya berharap balapan ini akan menjadi lebih enjoy buat Sean dan semoga bisa membawa hasil yang baik,” kata mantan pebalap dan pereli nasional itu.

JOTA yang menaungi Sean merupakan tim berpengalaman dan prestasi di ajang WEC. Di kelas LMP2 tim asal Inggris ini dua kali pernah juara 24 Hours of  Le Mans, yakni pada 2014 dan 2017, bahkan pada 2017 mereka menurunkan dua tim dan finis 1-2.

Pada 2020, JOTA menjadi runner-up di kelas LMP 2 ajang 24 Hours of  Le Mans, dengan salah satu pebalap mereka adalah juara Formula E, Antonio Felix da Costa dari Portugal.

Bagi penggemar balap, ajang laga ketahanan Le Mans Asia yang berlangsung di Dubai Autodrom akhir pekan ini, menjadi tontonan yang ditunggu-tunggu, apalagi ada bendera Merah Putih yang melambai-lambai di antara bendera pebalap dari negara lain di area tribun sirkuit megah itu.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru