Sunday, October 25, 2020
Home > Olahraga > Sepakbola Dunia > Lampard Amankan Satu Poin City Atas Chelsea

Lampard Amankan Satu Poin City Atas Chelsea

MIMBAR-RAKYAT.com (London) – Frank Lampard mengamankan satu angka untuk juara bertahan Manchester City saat menghadapi bekas klubnya Chelsea pada Minggu, sedangkan Manchester United menyia-nyiakan keunggulan 3-1 untuk takluk 3-5 dari tuan rumah Leicester. 

Gol penyama kedudukan yang dibukukan Lampard mengamankan hasil imbang 1-1 saat menghadapi pemuncak klasemen Liga Utama Inggris, yang gagal mempertahankan start sempurna mereka pada musim liga namun masih unggul tiga angka atas tim peringkat kedua Southampton.

Kelihatannya pasukan Jose Mourinho akan mengamankan kemenangan kelima secara beruntun di liga ketika Andre Schuerrle membawa mereka unggul pada menit ke-71, tidak lama setelah City harus tampil dengan sepuluh pemain akibat bek Pablo Zabaleta diusir keluar lapangan.

Namun mantan pemain legendaris Chelsea Lampard, yang hanya memperkuat City setelah dipinjamkan oleh New York City, klub yang ia tinggalkan pada akhir musim lalu, membuat tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lima menit sebelum pertandingan usai melalui pergerakan tipikalnya ke dalam kotak penalti.

Drama di Eastland tidak sebanding dengan pertandingan yang dimainkan pada sore hari di Stadion King Power Leicester.

Kelihatannya United yang telah mengeluarkan banyak uang untuk transfer pemain berada di jalur untuk meraih kemenangan tandang pertamanya di ajang kompetitif di bawah asuhan Louis van Gaal, setelah gol-gol dari Robin van Persie, Angel di Maria, dan Ander Herrera membawa mereka unggul 3-1 dengan hanya 30 menit waktu pertandingan tersisa.

Namun penalti kontroversial, yang dikonversi oleh David Nugent, memperkecil ketertinggalan The Foxes menjadi 3-2 setelah mereka mencetak gol melalui Leonardo Ulloa.

Dua menit setelah penalti Nugent, Esteban Cambiasso menyamakan kedudukan untuk Leicester dan skor berubah menjadi 3-3 sebelum Jamie Vardy, yang mendapatkan ruang dan waktu, mengubahnya menjadi 4-3 pada menit ke-79.

Empat menit berselang, Ulloa mengunci kemenangan bagi tim promosi Leicester ketika, setelah pemain United Tyler Blackett diusir keluar lapangan akibat pelanggarannya terhadap Vardy di kotak penalti, sang penyerang mencetak gol keduanya dan gol kelima Leicester dari titik penalti.

“Bagaimana hal ini dapat terjadi pada pertandingan tandang ini,” kata Van Gaal yang tidak percaya kepada Sky Sports.

“Kami membuang pertandingan ini. Leicester telah membuktikan dalam empat pertandingan bahwa mereka memiliki karakter yang kuat dan ketika mereka tertinggal 1-3, yang dapat Anda lakukan adalah bermain dengan lebih banyak penguasaan bola, namun Anda tidak dapat melakukan hal-hal seperti ini.”

Semangat Leicester
Pelatih Leicester Nigel Pearson berkata, “Untuk menindak lanjuti kemenangan atas Stoke dengan kemenangan dari salah satu kekuatan utama di sepak bola Inggris mmerupakan hal yang sangat memuaskan.”
United, yang sebelumnya menang 4-0 atas QPR, yang seperti Leicester merupakan tim yang baru promosi, unggul 2-0 dalam waktu 16 menit.

Van Persie membuka keunggulan pada menit ke-13, ketika penyerang Belanda itu menanduk umpan silang sempurna dari Radamel Falcao.
Di Maria kemudian memperlihatkan mengapa United memecahkan rekor transfer Inggris sebesar 59,7 juta pound saat membelinya dari Real Madrid dengan gol kedua yang janggal, saat ia mencungkil bola sempurna melewati Kasper Schmeichel – putra dari kiper legendaris United Peter.

Namun dua menit kemudian Leicester mencetak satu gol melalui pemain Argentina andalan mereka, ketika Ulloa melepaskan tandukan keras ke tiang dekat dengan memanfaatkan umpan silang Vardy.

Herrera mengubah skor menjadi 3-1 sebelum Leicester bangkit pada menit ke-62.

Vardy dilanggar Rafael di luar kotak penalti, namun wasit Mark Clattenburg menunjuk titik putih ketika, saat kejadian itu dilihat dari sudut yang berseberangan, pemain Leicester itu terjatuh di dalam kotak penalti menyusul sentuhan ringan dari bek asal Brazil tersebut.

Leicester menyamakan kedudukan ketika Cambiasso menjadi pemain Argentina ketiga yang mencetak gol di pertandingan ini, melalui tembakan mendatar dari dalam kotak penalti.

Kemudian terjadilah penalti Ulloa yang mengunci kemenangan yang layak dikenang bagi Leicester.

Sementara itu West Bromwich Albion dan Crystal Palace, yang memulai hari sebagai dua tim terbawah di klasemen, mulai memanjat klasemen setelah meraih kemenangan atas Tottenham Hotspur dan Everton.

Di White Hart Lane, tandukan pemain internasional Skotlandia James Morrison mengamankan kemenangan 1-0 bagi West Brom atas Spurs.

Kesuksesan West Brom berarti Palace memulai pertandingan di Goodison Park sebagai tim juru kunci pada Minggu malam, namun mereka meresponnya dengan kemenangan 3-2.
Palace tertinggal terlebih dahulu setelah Romelu Lukaku membawa Everton unggul pada menit kesembilan.

Namun The Eagles bangkit berkat penalti Mile Jedinak pada menit ke-30, dan gol-gol di babak kedua yang dibukukan Fraizer Campbell dan Yannick Bolassie, di mana penalti Leighton Baines pada menit ke-83 sudah terlalu terlambat bagi Everton.  (KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru