Tuesday, April 13, 2021
Home > Berita > Kemensos Berikan Layanan Pikososial di Sulteng

Kemensos Berikan Layanan Pikososial di Sulteng

Korban gempa dan tsunami di Palu. (Foto: iNews.id)

Korban gempa dan tsunami di Palu. (Foto: iNews.id)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan layanan dukungan psikososial yang pelaksanaannya menyebar di Dinsos Provinsi Sulawesi Tengah. Ada 12 pos layanan dukungan psikososial (LDP) tesebut yang melekat dengan pos dapur umum lapangan di sejumlah titik.

“Dilaksanakan oleh 15 petugas, kegiatan ini menyebar ke titik pengungsian lainnya serta dihadiri 1.000-1.500 orang pengungsi anak-anak dan ibu-ibu setiap hari,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Harry Hikmat,  di Jakarta, Sabtu (6/10).

Kantor berita Antara melaporkan, layanan psikososial mencakup terapi psikologi diantaranya katarsis mental, trauma healing, konseling, intervensi krisis, dan motivasi hidup. Pengungsi juga bisa mengikuti play therapy melalui permainan sulap, game, serta flying fox.

“Tidak ketinggalan juga terapi spiritual lewat pengajian dan istighosah, serta hypno therapy dengan melakukan meditasi,” kata Harry.

Layanan antara lain dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulteng, Lapangan Wali Kota Palu, Kawatuna dan Petobo di Jalan Bulu Masomba, Palu, Kompleks Perumnas Bala Roa, Dinas Kesehatan Kota Palu, Kelurahan Siranindi, Palu Barat, serta di sejumlah tempat lainnya.

Jumlah pengungsi akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada 28 September lalu mencapai 62.359 orang. Jumlah itu berdasarkan data yang masuk di pusat penanganan Makorem 132 Tadulako, Palu, Jumat (5/10).

Korban meninggal dunia sebanyak 1.648 orang, luka sebanyak 2.549 orang, hilang 113 orang, korban tertimbun 152 orang, dan puluhan ribu rumah rusak.(KBA/edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru