Monday, January 25, 2021
Home > Berita > Gus Dur Diusulkan Sebagai Pahlawan Nasional

Gus Dur Diusulkan Sebagai Pahlawan Nasional

Gus Dur. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Jakarta) – Sebanyak 9 nama tokoh dari delapan provinsi diusulkan menerima gelar pahlawan nasional pada 2017.

Kementerian Sosial juga akan menyampaikan kembali beberapa nama tokoh yang diusulkan sebagai pahlawan nasional yang telah melalui telaah Tim TP2GP dan dinyatakan memenuhi syarat, antara lain KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Lafran Pane, dan lainnya.

“Gelar pahlawan nanti yang menentukan Presiden Jokowi. Sementara penganugerahannya akan dilakukan sebagai rangkaian Hari Pahlawan 10 November,” jelas Khofifah yang menerima usulan dari Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP), kepada wartawan, Rabu (18/10).

Usulan tersebut, imbuhnya, telah sesuai dengan undang-undang nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Dalam membahas usulan tersebut, Kemensos dibantu oleh TP2GP. Nantinya, lanjut dia, hasil pembahasan TP2GP tersebut akan diteruskan kepada Presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

TP2GP sendiri, disebutkannya, terdiri dari 13 orang yang beranggotakan dari unsur TNI, Polri, Perpustakaan Nasional, Kementerian Sekretariat Negara, serta Sejarawan.

Dikatakan, Pahlawan Nasional adalah penganugerahan gelar yang diberikan pemerintah kepada seorang Warga Negara Indonesia, yang semasa hidupnya melakukan tindak kepahlawanan dan berjasa luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara, yang semasa hidupnya tanpa cela .

“Mereka yang menyandang gelar pahlawan nasional tidak hanya yang berjasa di medan perang tapi juga di bidang lain yang gaung dan manfaatnya dirasakan secara nasional,” imbuhnya.

Sejauh ini, pemerintah telah menganugerahkan 169 gelar Pahlawan Nasional bagi mereka yang dianggap telah berjuang dan berjasa kepada bangsa dan negara.(joh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru