Tuesday, March 31, 2026
Home > Featured > Gulita perjalanan ini, Puisi A.R. Loebis

Gulita perjalanan ini, Puisi A.R. Loebis

Di luar semua seakan siluet

Sesekali ada cahaya

Seolah kunang-kunang menggantung di latar altar

Sesekali melewati cahaya

Tak lama kemudian dilesati cahaya

Lewat dan lesat kemilau itu

Sesaat menyingkap siluet yang jalan

Ternyata pohon dan dedaunan seakan memagar jalan lurus.

Pekat tualang ini

Ketika cahaya kunang-kunang itu

Berjejer memanjang, jadilah bingkai lukisan

Ujung-ujung jemari menunjuk langit

Dari ruang kecil ini. tampak bulan mengendap

Di balik pecahan awan yang berkejaran

Muram dan keruh, mungkin vampir mau terbang turun

Menunggu bintik-bintik cahaya

Tapi bintang sembunyi

 

Ah..kembara ini

Terasa seram tapi tak tak suram

Rebahku terguncang terseok

Kiri kanan bahkan mundur tapi maju

Kami tiba di stasiun akhir

Tapi langkah tak pernah surut

Bergerak terus ke depan

Menuju stasiun-stasiun dalam diri dan hati masing-masing.

***

Sleeper bus, jakarta – wonosobo, 19052025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru