Tuesday, October 27, 2020
Home > Berita > Gol Bunuh Diri, Bikin Maroko Kalah 0-1 dari Iran

Gol Bunuh Diri, Bikin Maroko Kalah 0-1 dari Iran

Sundulan bola Aziz Bouhaddouz justru masuk ke gawang sendiri (reuters)

MIMBAR-RAKYAT.Com (Rusia) – Gol bunuh diri Aziz Bouhaddouz, membuat Tim Maroko kalah 0-1 dari Iran di Sepakbola Piala Dunia di Rusia.

‘Melli’ Iran mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2018 setelah menjinakkan ‘Singa Atlas’ Maroko 1-0 pada laga perdana babak penyisihan Grup B di Stadion Saint Petersburg, Jumat (15/6) malam WIB.

Hasil itu setidaknya dapat meringankan usaha Tim Melli untuk bisa bersaing dengan Spanyol dan Portugal dalam misi lolos ke fase berikutnya.

Sementara di Grup ini, Spanyol ditahan 3-3 oleh Portogal dimana Ronaldo mencetak tiga gol, Sedangkan Mesir kalah 0-1 dari Uruguay di menit terakhir.

Iran bakal menghadapi Spanyol lebih dulu pada 20 Juni mendatang, sebelum bentrok dengan Portugal pada laga pamungkas, empat hari berselang.

Kemenangan 1-0 atas Maroko, sekaligus membuktikan bahwa Iran masih menjadi tim yang lebih difavoritkan dari wakil Asia lainnya di Piala Dunia kali ini.

Sebelumnya, Arab Saudi yang juga merupakan wakil Asia dipaksa menyerah dengan skor telak lima gol tanpa balas dari tuan rumah Rusia di Grup A. Kali ini, Iran yang berhadapan dengan tim sekelas Maroko mampu menjawab keraguan publik terkait kekuatan mereka di Piala Dunia 2018.

Padahal, Maroko lebih mendominasi permainan dengan presentase hampir 70 berbanding 30 persen. Namun Iran mampu membuktikan bahwa sepakbola bukan sekadar penguasaan bola.

Hal itu dibuktikan lewat gol bunuh diri Bouhaddouz di penghujung laga. Berawal dari skema tendangan bebas yang dilepaskan pemain Iran, Bouhaddouz yang berusaha menghalau bola justru meluncur ke arah gawang sendiri. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan Iran setelah tidak ada lagai gol, yang tercipta hingga laga bubaran.

Babak kedua sendiri diwarnai dengan tensi permainan yang tinggi yang menjurus kepada permainan keras sehingga membuat kedua tim harus melakukan perubahan.

Namun usaha itu kerap gagal membuahkan hasil seperti yang terjadi sepanjang babak pertama. Dua tim yang belum pernah bertemu di Piala Dunia itu langsung menampilkan permainan terbuka sejak awal-awal laga. Jual-beli serangan pun langsung mewarnai jalannya duel di antara kedua tim. Sayang, buruknya penyelesaian akhir membuat kedua tim gagal merubah papan skor hingga turun minum. (i/dir)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru