Wednesday, September 22, 2021
Home > Berita > Ganip Warsito: Pemerintah akan percepat pelaksanaan vaksinasi melaui kolaborasi dengan berbagai pihak

Ganip Warsito: Pemerintah akan percepat pelaksanaan vaksinasi melaui kolaborasi dengan berbagai pihak

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di sentra vaksinasi Sinergi Sehat Selasa (14/9) menargetkan 2.000 orang peserta setiap harinya, dari kalangan anak-anak hingga lanjut usia maupun ibu hamil dan menyusui. (Foto: Komunikasi Kebencanaan BNPB/Alya Faradilla)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Maruf Amin meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sentra Vaksinasi Sinergi Sehat, Selasa (14/9), di The Media Hotel and Towers. Program vaksinasi ini merupakan kerjasama Iluni UI dengan Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan Asosiasi Rumah Sakit Vertikal Indonesia.

Dalam peninjauan tersebut, Ma’ruf Amin didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Ganip Warsito, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, Ketua Bidang Koordinasi Relawan sekaligus Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian, dan Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Vertikal Indonesia.

Ma’ruf Amin dalam tinjauannya mengapresiasi program sinergitas vaksinasi tersebut. Menurutnya, hal ini akan semakin meningkatkan cakupan vaksinasi.

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi pentahelix yang telah dibangun, terutama dukungan dari para donatur dan sponsor sehingga kegiatan sentra vaksinasi ini dapat terlaksana,” ujarnya saat melakukan konferensi pers, seperti dikutip dari bnpb.go.id.

“Saya sudah minta kepada Kemenkes dan BNPB untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi di daerah agar bisa mencapai kekebalan imunitas pada masyarakat,” katanya.

Langgsung Disalurkan

Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito mengatakan, pemerintah akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi melaui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Sesuai arahan Bapak Presiden, vaksin yang sudah tersedia saat ini langsung kami salurkan ke daerah untuk diberikan kepada masyarakat,” kata Ganip.

Selain vaksinasi, Kepala BNPB yang juga selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu meminta masyarakat untuk tetap menaati protokol kesehatan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19.

“Strategi defensif menghadapi COVID-19 saat ini adalah dengan pelaksanaan protokol kesehatan dan vaksinasi, keduanya harus berjalan berdampingan,” kata Ganip.

Meskipun angka kenaikan kasus sudah mulai menurun, Ganip meminta masyarakat untuk tetap waspada. Menurutnya, penurunan level PPKM di beberapa daerah bukan berarti Covid-19 sudah hilang namun hal itu menunjukkan adanya penurunan laju penularan.

Menurut data yang dihimpun BNPB, per Senin (13/9) terdapat 73.310.563 masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama. Sementara untuk dosis kedua, 42.104.839 sudah mendapatkan vaksin.

Sentra vaksinasi ini dilaksanakan dengan menargetkan 2.000 orang peserta per hari. Program ini dilaksanakan 22 Juli sampai dengan 17 September di The Media Hotel and Towers, Jakarta,  mulai pukul 08.00-15.00 WIB.

Sentra Vaksinasi Sinergi Sehat juga membuka layanan vaksin untuk anak-anak berusia minimal 12 tahun, peserta lanjut usia, ibu hamil, dan menyusui. Adapun beberapa jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna.***(edy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru