Monday, July 04, 2022
Home > Berita > Banjir Sintang, Kepala BNPB minta Pemkab Sintang siapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang

Banjir Sintang, Kepala BNPB minta Pemkab Sintang siapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto saat memberikan arahan terkait banjir Sintang di ruang VIP Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (20/11). (Foto: Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)

Mimbar-Rakyat.com (Sintang) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto meminta agar pemerintah daerah Kabupaten Sintang memastikan kebutuhan seperti kebutuhan dasar logistik maupun peralatan bagi warga terdampak sudah tercukupi. Sebab, keselamatan masyarakat adalah prioritas yang utama dalam penanggulangan bencana.

Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto tiba di Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (20/11). Usai mendarat, mantan Pangdam V Brawijaya itu disambut oleh Sekda Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah, Dandim Sintang Letkol Inf Kukuh Suharwiyono dan perangkat pemerintah daerah Kabupaten Sintang.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto saat memberikan arahan terkait banjir Sintang di ruang VIP Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (20/11). (Foto: Komunikasi Kebencanaan BNPB/Danung Arifin)

Kehadiran Kepala BNPB di Kabupaten Sintang guna melihat perkembangan penanganan banjir dan memastikan agar penanganan tanggap darurat berjalan dengan baik. “Kehadiran kami dari pusat ini karena peduli dengan Kabupaten Sintang. Kami juga sangat mengharapkan agar banjir di Kabupaten Sintang segera terselesaikan,” ungkap Suharyanto, seperti dikutip dari website bnpb.go.id.

Dalam arahannya, Kepala BNPB meminta agar seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Sintang agar mempersiapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang. Adapun rencana jangka pendek adalah penanganan darurat harus dapat dilaksanakan sesuai marwah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Di samping itu, Mayjen TNI Suharyanto meminta agar pemerintah daerah memastikan kebutuhan seperti kebutuhan dasar logistik maupun peralatan bagi warga terdampak sudah tercukupi. Sebab, keselamatan masyarakat adalah prioritas yang utama dalam penanggulangan bencana.

“Hal-hal dasar yang menjadi kebutuhan warga yang terdampak ini pemerintah daerah harus betul-betul memastikan ketersediaannya. Baik logistik maupun peralatan lain. Karena yang menjadi prioritas utama adalah jiwa masyarakat. Kita mengenal slogan bahwa hukum tertinggi adalah keselamatan masyarakat,” jelas Suharyanto.

Suharyanto yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta agar protokol kesehatan tetap ditegakkan di tengah penanganan darurat banjir, khususnya dalam penanganan warga terdampak maupun penyintas lainnya.

Mantan Sesmilpres itu mengingatkan bahwa akhir tahun 2021 dan awal tahun 2022 diprediksi akan mengalami kenaikan kasus dengan adanya hari raya Natal dan peringatan Tahun Baru, yang dapat memicu terjadinya aktivitas masyarakat di luar ruangan dan munculnya kerumunan masyarakat.

“Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan. Agar tidak terjadi kenaikan kasus,” kata Suharyanto.

Adapun rencana jangka panjang, lulusan terbaik Sesko TNI 2013 itu meminta agar seluruh komponen yang ada di daerah dapat merumuskan kebijakan dan melaksanakan segala upaya untuk pemulihan kondisi lingkungan di wilayah hulu agar dapat kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Kepala BNPB itu melakukan kunjungan kerja meninjau kondisi banjir di Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (20/11) dan Minggu (21/11). Peninjauan banjir di dua provinsi tersebut menjadi debut perdana Mayjen TNI Suharyanto selaku Kepala BNPB, setelah dilantik Presiden Joko Widodo Rabu (17/11).

Lokasi pertama yang ditinjau lulusan Akmil 1989 itu adalah Kabupaten Sintang di Kalimantan Barat, guna melihat perkembangan penanganan dan mengecek langsung bantuan serta dukungan yang disalurkan beberapa waktu lalu telah diterima kepada penerima hak.***(edy)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru