Saturday, November 28, 2020
Home > Berita > Tim WISSEMU tiba di San Fransisco, siap menapaki gunung tertinggi Amerika Utara

Tim WISSEMU tiba di San Fransisco, siap menapaki gunung tertinggi Amerika Utara

Pendaki tiba di San Fransisco dan foto di atas ketika transit di Guangzhou. (ist)

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) – Tim The Women of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU) menuju Gunung Denali, Alaska dalam perjalanan yang bertajuk BRI Wisemmu Reaching Denali Summit, Selasa, 13 juni 2017 sampai di San Francisco, setelah sebelumnya transit di Guangzhou Baiyan International Airport selama tiga jam.

Dari San Francisco, tim akan langsung melanjutkan perjalanan ke Anchorage (kota terakhir sebelum memulai pendakian) untuk memenuhi perlengkapan dan logistik pendakian serta melakukan pengecekan final sebelum akhirnya memulai pendakian pada 18 Juni 2017.

Pendakian ditargetkan mencapai puncak pada 1 Juli 2017. Meski tidak setinggi Everest (8.848 mdpl) ataupun sedingin Vinson Massif (4.892 mdpl), mendaki Gunung Denali tidaklah mudah,

Tim harus melalui trek yang panjang dengan membawa 22kg beban di punggung dan 18kg beban yang ditarik dengan sled sehingga total beban yang dibawa pendaki seberat 40kg.

Tantangan lain dari pendakian kali ini adalah banyaknya crevasse di sepanjang jalur

pendakian hingga puncak yang meningkatkan risiko pendaki jatuh ke dalam retakan glasier tersebut.

Gunung Denali yang memiliki ketinggian 6.190 mdpl (gunung tertinggi ke-tiga dari rangkaian Seven Summits ) ini juga terkenal dengan jalur pendakiannya yang panjang, melebihi jalur pendakian Gunung Everest.

Gunung ini merupakan gunung keenam yang akan didaki oleh Tim WISSEMU dalam misi

menyelesakan trek Seven Summits. Seluruh rangkaian latihan intens dilakukan Tim untuk menghadapi cuaca ekstrem dan jalur pendakian yang panjang di Gunung Denali.

Tim WISSEMU terdiri dari dua pendaki yaitu Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23) yang tercatat sebagai mashasiswi aktif di Universitas Katolik Parahyangan.

Tim telah mempersiapkan rencana perjalanan, memantapkan fisik, mental, dan memenuhi kebutuhan logistik.

Berbagai menu latihan fisik pun telah dijalani oleh kedua perempuan tangguh ini, seperti latihan beban, lari jauh, lari trek, yoga, berenang, climbing , bouldering, dan lainnya telah menjadi rutinitas harian yang dijalani oleh keduanya selama hampir lima bulan terakhir.

Pada kesempatan ini tim ingin mengucapkan Tim mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Universitas Katolik Parahyangan karena telah mendukung penuh ekspedisi ini dan mendukung prestasi perempuan Indonesia.  (sp/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru