Sunday, June 20, 2021
Home > Cerita > Renungan Rohani: Teman Hidup Baik, Insya Allah Keturunan Juga Baik

Renungan Rohani: Teman Hidup Baik, Insya Allah Keturunan Juga Baik

Mesjid Agung Sang Ciptarasa Cirebon. (ist)

MIMBAR-RAKYAT (Rohani) – Islam menganjurkan setiap orang mukmin memilih teman hidup (istri) yang baik agar berkat pengaruhnya, keturunannya kelak insya Allah menjadi orang yang baik pula.

Rasulullah bersabda, ”Ada empat sebab orang memilih teman hidupnya. Sebagian orang memilih sebab harta-bendanya. Sebagian lagi sebab keturunannya. Sebagian lagi sebab tertarik kecantikannya. Dan sebagian lagi memandang penting akhlak dan agamanya. Hendaknya engkau selalu mengutamakan akhlak dan agamanya. Kalau tidak tanganmu akan dikotori lumpur.” (Bukhari dan Muslim)

Sejak bumi ini diciptakan hingga sekarang, tidak ada sarana lain
untuk mendapatkan keturunan yang baik dan soleh selain seorang ibu yang ikhlas lagi berbudi luhur. Di sinilah terlihat ciri khas kesempurnaan agama Islam.

Agama kita mengatur pendidikan anak-anak jauh sebelum anak itu lahir ke dunia. Islam memerintahkan bila seorang mukmin ingin mempunyai keturunan yang soleh, hendaknya memilih calon istri seorang wanita yang beragama serta berakhlak.

Sebab jika salah pilih, maka penyesalan akan terjadi seumur hidup.
Dalam nasihat di atas, tersembunyi hikmah: Sebuah ladang yang subur tanahnya berpengaruh kepada hasil panen.

Demikin pula halnya seorang ibu, membekaskan pengaruh pada pembawaan akhlak serta perangai anak-anaknya.

Sesudah anak lahir, pendidikan ibu pada praktiknya amat besar
bekasnya. Meski sang ayah pun mempunyai andil dalam mendidik
anak-anaknya. Akan tetapi, dibanding jerih payah sang ibu, peran ayah jauh dibandingkan dengan sang ibu.

Selama masih bayi, dari ibunyalah si anak menghirup kelezatan air
susu. Di pangkuan ibulah anak menikmati ketenteraman. Siang malam senantiasa berada di samping ibu.

Kepada ibulah anak bertutur, merengek-rengek meminta sesuatu. Kepada ibu jua anak mencari jalan penyelesaian dalam suatu masalah. Dari mulut ibu dia mendengar kata-kata mesra.

Meski sesekali ibu marah tetapi tak urung anak kembali kepada ibu dan bergelantung padanya. Dia memperhatikan setiap tingkah laku ibu.

Pendek kata, seorang anak merupakan bagian wujud seorang ibu.
Hubungan antara ayah dan anak yang kesempatan bertemunya kurang,  lagi pula kaku itu, jika dibandingkan dengan hubungan antara ibu dan anak selama 24 jam yang mesra lagi erat, boleh dikatakan seolah-olah tidak berarti belaka.

Karena itulah Rasulullah SAW bersabda, “Surga terletak di bawah kaki ibu.” Maksud ucapan itu, jika sang ibu seorang yang baik dan ikhlas, maka hubungannya yang erat siang malam itu akan menuntun anaknya langsung ke surga. Dengan jalan patuh kepada ibu, terbuka baginya jalan menuju surga.

Dari jutaan rumahtangga, di mana ratu rumahtangganya seorang wanita yang baik, akan menelurkan anak-anak yang baik. Keadaan itu ada pengecualiannya, bila anak itu setelah menjadi besar berubah menjadi tidak baik, disebabkan pengaruh buruk pergaulan mereka.

Begitulah kehendak kodrat alam yang tak berubah-ubah. Karena itu Rasulullah bersabda, “Hendaklah engkau selalu mengutamakan akhlak dan agama (wanita yang akan engkau kawini). Kalau tidak, tanganmu akan dikotori lumpur.”

Seseorang yang memilih jodohnya seorang wanita dengan mengutamakan kecantikan paras mukanya, kebangsawanannya, dan kekayaan hartanya belaka, tak ubahnya seperti berlari-lari mengejar sesuatu yang tidak kekal.

Lebih baik memilih seorang wanita yang beragama dan berakhlak, meski kurang-kurang dikit dari segi kecantikan. Apalagi sudah beragama dan berakhlak, ditambah kecantikan, harta, dan dari keturunan yang baik, maka tak ubahnya laksana memiliki sebutir mutiara.

Dasar utama memperoleh keturunan yang baik adalah terletak pada kecondongan sifat istri kepada agama dan keelokan budi pekerti. Karena istri yang berbudi pekerti baik, merupakan sumber ketenteraman kalbu dan kedamaian pikiran bagi sang suami dan membuat rumahtangga bagaikan surga dunia. (H. Johan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru