Thursday, May 06, 2021
Home > Berita > Pengerjaan Underpass Simpang Bulak Kapal masih berjalan

Pengerjaan Underpass Simpang Bulak Kapal masih berjalan

Uderpass Simpang Bulak Kapal masih dalam pengerjaan. (Foto: Mimbar-Rakyat.com)

Mimbar-Rakyat.com (Bekasi) – Perapatan jalan atau simpang jalan Bulak Kapal Bekasi Timur, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, masih ditutup. Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih bekerja guna menyelesaikan pembangunan Underpass Bulak Kapal tersebut.

Disejumlah tempat di seputar simpang Bulak Kapal tersebut terpasang spanduk tentang pemberitahuan penutupan perpatan itu terhitung sejak 25 Maret hingga 1 Agustus 2021. Pembangunan underpass tersebut masih berjalan dengan target selesai Maret 2022.

Uderpass Simpang Bulak Kapal masih dalam pengerjaan. (Foto: Mimbar-Rakyat.com)

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangannya kepada wartawan, Januari lalu, mengatakan, konektivitas antar wilayah diperlukan agar mobilitas barang, jasa, dan manusia lebih efisien. Diharapkan hal itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga bisa membantu proses percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover dan underpass, menurut dia, akan memperlancar konektivitas dan aksesibilitas lalu lintas, di samping memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian.

Perapatan Bulak Kapal sendiri merupakan simpul kepadatan lalu lintas di wilayah Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, karena merupakan titik temu arus kendaraan dari Kabupaten Bekasi-Kota Bekasi (Jalan Ir Juanda), pintu masuk Tol Bekasi Timur (Jalan Joyo Martono), Perumnas 3 (Jalan Pahlawan), dan Tambun atau Jalur Pantura.

Underpass Bulak Kapal yang mulai dilakukan pembanunanya sejak 24 September 2020 dijadwalkan selesai 17 Maret 2022. Biaya pembangunan sebesar Rp 79,3 miliar bersumber dari APBN (SBSN) yang dianggarkan secara Multy Years Contract (MYC) TA 2020-2022 dan dikerjakan oleh kontraktor PT Modern Widya Tehnical.

Underpass Bulak Kapal memiliki struktur bore pile dengan panjang terowongan utama 690 meter, terdiri dari 2 lajur dengan lebar masing-masing lajur 3,5 meter, dilengkapi frontage sepanjang 930 meter dengan lebar jalan 6 meter.***Berbagai sumber.(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru