Wednesday, July 06, 2022
Home > Berita > Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Varian Covid-19

Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Varian Covid-19

Ilustrasi - Pemerintah terus pantau perkembangan varian baru virus Covid-19. (kemenkes)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Pemerintah akan tetap berhati-hati dan terus mengamati perkembangan varian baru Covid-19 yang ada, untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan hal itu di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, usai mengikuti rapat terbatas dipimpin Presiden Joko Widodo.

“Pemerintah tetap berhati-hati karena pemerintah menyadari bahwa lonjakan kasus yang tinggi selalu terjadi dengan adanya varian baru sehingga kami selalu memonitor varian baru yang ada,” ujar Menkes.

Menurut Budi, pemerintah menyadari bahwa lonjakan kasus yang ada di Eropa dan juga di China itu disebabkan oleh varian baru yang bernama Omicron BA.2. Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sudah menjadi varian yang dominan di Indonesia.

“Kami beruntung dengan kondisi imunitas masyarakat Indonesia yang cukup tinggi sehingga varian baru ini tidak menyebabkan adanya lonjakan kasus di Indonesia,” jelasnya dalam laman resmi presidenri.go.id.

Berdasarkan kondisi ini, pemerintah merasa yakin bahwa masyarakat bisa melakukan aktivitas secara lebih bebas.

Presiden Joko Widodo juga telah mengumumkan bahwa setelah dua tahun, masyarakat Indonesia bisa lebih leluasa menjalankan ibadah di bulan Ramadan ini dan bisa melakukan mudik ke kampung halaman.

“Jangan lupa bahwa yang belum vaksin atau vaksin baru sekali tetap harus tes PCR, yang sudah vaksin dua kali masih perlu tes antigen, dan yang sudah vaksin booster lengkap tidak perlu tes apa-apa,” tambah Menkes.

Menkes berharap bahwa dengan adanya perbaikan kondisi Covid-19 ini, masyarakat makin menyadari bahwa tanggung jawab kesehatan terhadap pandemi ini ada di tangan masing-masing individu.

Menurut Menkes, kesadaran masyarakat ini menunjukkan kesiapan untuk transisi dari pandemi ke endemi nantinya.

“Selama masyarakat makin siap menyadari apa yang harus dilakukan menghadapi pandemi ini, itu akan menunjukkan bahwa kita siap untuk bertransisi dari pandemi menjadi endemi nanti,” katanya.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru