Thursday, October 29, 2020
Home > Gaya Hidup & Kesehatan > Pemburu Akik Incar “Red Borneo”

Pemburu Akik Incar “Red Borneo”

Batu akik Red Borneo

Batu akik Red Borneo diincar kolektor dan pedagang (tokopedia)

MIMBAR-RAKYAT.com (Martapura) – Pemburu batu akik banyak yang mengincar “Red Borneo”, di Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menyebabkan banyak perajin kewalahan mengolah batu cincin itu.

Ini menyebabkan kunjungan wisatawan nusantara meningkat drastis ke Kota Martapura, setelah mereka mengetahui keberadaan batu cincin “Red Borneo” (Kalimantan merah) sekitar empat-lima bulan terakhir ini.

“Wisatawan local banyak sekali datang ke sini, khususnya pemburu batu Red Borneo. Mereka datang dari berbagai  wilayah nusantara,” diungkapkan Alfian pemilik salah satu toko yang menjual batu-batu cincin, di lokasi pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Senin.

Alfian menuturkan, dengan banyaknya berdatangan pemburu batu Red Borneo maka perajin hampir kewalahan mengolah batu cincin tersebut, sebab para pendatang itu bukan saja membeli untuk pribadi tetapi tidak sedikit yang membeli secara borongan untuk diperdagangkan lagi di daerah asal mereka.

Pendatang tersebut bukan saja membeli batu red Borneo yang sudah jadi tetapi juga membeli yang masih berupa bongkahan bebatuan Red Borneo, dengan sistem per kilogram, kata Alfian.

Pedagang itu menjelaskan, batu yang dinamai Red Borneo itu ditemukan seorang penduduk di Desa Kiram di kawasan Gunung Pematun, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.  Setelah dijadikan batu cincin, terlihat amat indah, sehingga tidak lama kemudian semakin terkenal warga dan pendatang.

Salah seorang pedagang lain menyebutkan, pernah diadakan kontes keindahan batu cincin dan Red Borneo mengalahkan batu-batu lain termasuk Bacan. Beredar pula cerita bahwa Presiden Jokowi juga memakai batu cincin itu, sehingga  batu indah bewarna merah itu kian diburu pencinta dan pengoleksi batu cincin.

Kota Martapura, kata para pedagang, kini selalu ramai dan penginapan di kota ini selalu penuh oleh wisatawan Pemburu Akik itu. Dalam paket kunjungan wisata ke Banjarmasin, Banjarbaru, Palangkaraya, Kuala Kapuas, selalu ada jadwal  kunjungan ke Martapura.

Red Borneo yang banyak dicari adalah yang bewarna merah polos. Tapi konon,  seperti banyak diberitakan media, jenis kristal atau yang tembus pandang harganya mencapai Rp35 juta, sementara yang jenis super ratusan ribu hingga satu juta rupiah per biji.  (AN/KB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru