Thursday, January 20, 2022
Home > Berita > Pacu Unta Akan Mendunia

Pacu Unta Akan Mendunia

Pacu Unta (File liputan6.com)

Pacu Unta (File liputan6.com)

Pacuan kuda bukan hal asing lagi bagi banyak orang. Mungkin juga bagi Anda. Kegiatan pacuan kuda ada di mana-mana, di kota-kota kecil di Indonesia sampai ke Inggris dan bahkan di Amerika Serikat. Lalu bagaimana dengan pacuan unta?

Pacuan kuda telah menjadi kegiatan para elite yang dihadiri oleh kuda-kuda pacu dengan harga aduhai. Dan bisa jadi tahun-tahun ke depan kegiatan pacuan kuda akan disaingi oleh kegiatan pacuan unta. Dari sisi harga, jelas unta tak kalah dibanding kuda. Apalagi unta pacu.

Saat ini pacu atau balap unta tidak lagi ada di Arab Saudi atau di beberapa negara Timur Tengah, tetapi telah tersebar ke manca negara. Kerajaan Arab Saudi mempelopori mendirikan Organisasi Unta Internasional (ICO) , kelompok global pertama dari jenisnya untuk unta, dengan partisipasi perwakilan dari 96 negara. Melihat jumlah anggota ICO, besar kemungkinan pacu unta akan mendunia.

Kegiatan pacu unta pun tidak semata-mata menjadi milik pria, karena reformasi yang sedang berlangsung di Arab Saudi terus memberdayakan wanita Saudi dan membuka peluang baru bagi mereka di seluruh Kerajaan.

Seekor unta milik seorang wanita turut bersaing dalam perlombaan resmi di Arab Saudi untuk pertama kalinya, pada Festival Unta Raja Abdul Aziz di pinggiran Riyadh , yang dimulai pada 5 Februari dan berakhir pada 23 Maret.

Fahd bin Hithleen, ketua dewan direksi Klub Unta Saudi dan presiden Organisasi Unta Internasional (ICO) yang baru ditunjuk ketika ICO terbentuk Kamis lalu, mengatakan perlombaan itu merupakan bagian dari hari festival unta.

“Perlombaan unta akan berakhir Sabtu ini dengan partisipasi wanita pertama dalam balap unta,” kata Hithleen di akun Twitter resminya. “Saya mengucapkan selamat kepada Putri Jamila Bint Abdulmajeed bin Saud bin Abdulaziz karena meramaikan dunia unta dan berharap dia sukses.”

Puteri Jamila mengatakan, balap unta tidak lagi semata-mata menjadi milik pria, karena reformasi yang sedang berlangsung di negara itu terus memberdayakan wanita Saudi dan membuka peluang baru bagi mereka di seluruh Kerajaan.***(sumber Arab News/mimbar-rakyat.com/janet)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru