Thursday, October 22, 2020
Home > Unik > Dikira Perampokan Beneran, Sang Aktor Tewas Di Dor Polisi

Dikira Perampokan Beneran, Sang Aktor Tewas Di Dor Polisi

MIMBAR-RAKYAT.com (Jakarta) Ini benar-benar kekonyolan luar biasa . Awak televisi yang sedang syuting  adegan perampokan ,dikira perampokan benaran oleh polisi. Akibatnya polisi juga menembak beneran artis yang memerankan perampok. Akibatnya artis dan seoranmg crew juga mati beneran .

Ini terjadi di  restoran Wendy’s, Kota Omaha, Negara bagian Nebraska Amerika Serikat. Seorang pemain Cortez Washington (32) — yang berperan sebagai perampok, dan salah satu kru Bryce Dion (38) tewas ditembak polisi yang mengira itu insiden sungguhan.

Seperti dimuat New York Times, Kamis (28/8/2014), penembakan nahas tersebut terjadi di restoran Wendy’s, Kota Omaha, Negara Bagian Nebraska pada Selasa 26 Agustus malam waktu setempat.

Entah siapa yang melapor . Dikantornya  polisi mendapat laporan bahwa ada perampokan di rumah  makan tersebut. Sejumlan personel melesat ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Apa yang mereka lihat memperkuat keterangan si pelapor. Sejumlah orang terlihat memegang pistol, ( yang ternyata pistol mainan).

Artis Cortez dan salah seorang crew ,Bryce saat itu berada di belakang mobil patroli aparat. Polisi yang mengira mereka adalah perampok, langsung beraksi, melepas tembakan.

Cortez sempat berlari saat ditembaki polisi, tapi pada akhirnya ia tumbang. Begitu juga dengan Bryce. Pemeran dan kru reality show “Cops” tersebut tewas di lokasi kejadian.

Kepala Kepolisian Omaha Todd Schmaderer mengatakan bahwa pihaknya tak bermaksud membunuh Cortez dan Bryce. Dia menyebut insiden itu sebagai sebuah kecelakaan.

“Saya tegaskan tentu kami tak ingin Bryce terluka. Saat itu polisi bekerja dalam situasi yang genting, menurut kami,” ujar Todd.

Todd mengungkapkan, ada tiga polisi yang menjadi tersangka penembakan, yakni Darren Cunningham (37), Brooks Riley (35), dan Jason Wilhelm (39). Ketiganya kini diskors sementara. “Mereka telah mengikuti prosedur. Namun mereka diskors untuk menjalani penyelidikan,” tandas Todd.

Penembakan atau kecelakaan versi polisi itu adalah kali pertama terjadi sepanjang syuting “Cops”, sejak acara tersebut disiarkan pada 1989. Total, sudah tayang 900 episode.

Produser eksekutif “Cops”, John Langley mengatakan, pihaknya memahami posisi polisi saat itu. Namun kejadian itu tak bisa dipungkiri sebagai sesuatu yang sangat tragis. “Saya harap kasus ini tak membuat takut warga. Polisi bekerja secara profesional,” jelas John. (Ais)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru