Sunday, September 26, 2021
Home > Berita > Cianjur Raya > Cianjur Kembali Masuk Zona Kuning

Cianjur Kembali Masuk Zona Kuning

IIustrasi

Mimbar-Rakyat. Com (Cianjur) Kabupaten Cianjur kembali ke zona kuning. Sebelumnya, Kabupaten Cianjur berada pada zona oranye yang satu di antara penyebabnya karena pertambahan jumlah kasus baru. “Perkembangan zona risiko kerawanan penyebaran covid-19 berkembang dinamis. Kondisi tersebut sangat bergantung kesiapan penanganan covid-19 di setiap daerah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzi, Senin (30/11/2020).

Secara umum, kata Irvan, masyarakat Kabupaten Cianjur sudah menyadari pentingnya menerapkan 3M saat beraktivitas pada kehidupan sehari-hari. Namun pada praktiknya, masih relatif cukup banyak masyarakat yang abai. “Entah karena memang pandemi ini sudah berlangsung cukup lama, jadi masyarakat jenuh. Nah kita harus hadir mengingatkan masyarakat,” tuturnya.

Dia menerangkan, untuk menyadarkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan butuh kerja sama semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga semua pemangku kebijakan berkompeten lainnya. “Pentahelix harus terlibat. Tidak hanya pemerintah, tapi juga akademisi, bussinessman, termasuk media. Unsur pentahelix ini harus bahu-membahu menyadarkan masyarakat,” bebernya.

Irvan menyebut kegiatan Gema 3M merupakan sebuah kampanye menyadarkan masyarakat agar mendisiplinkan menerapkan protokol kesehatan. Sebab, sampai sekarang pandemi covid-19 masih belum berakhir. “Temanya (setop covid). Kita menyadari covid-19 ini belum berakhir. Makin hari, penyakit ini makin bertambah tinggi angkanya,” kata Irvan.

Meski begitu,  Irvan mengimbau masyarakat tidak pesimistis. Sebab, saat ini sudah ditemukan vaksin untuk membunuh virus korona. “Harapan memang ada dengan informasi mulai ditemukannya vaksin. Rencananya pemberian imuniasi paling cepat tahun depan,” terang Irvan.

Selama periode menunggu vaksin, pemerintah terus berupaya melakukan berbagai upaya mencegahnya agar virus korona tidak terus meluas. Namun pemberian vaksin tidak akan sekaligus, tapi secara bertahap. “Kita tidak boleh tinggal diam. Tentu juga kita harus menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dengan yang paling simpel yaitu penerapan protokol dan perilaku kesehatan 3 M terdiri dari memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak,” imbuhnya. deni ak

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru