Sunday, July 12, 2020
Home > Nasional > 18 Penambang Emas Tewas Tertimbun

18 Penambang Emas Tewas Tertimbun

MIMBAR-RAKYAT.com (Pontianak) –  Sebanyak 18 orang pekerja tambang emas ilegal atau pertambangan emas tanpa izin (peti) tewas akibat tempat mereka mengais rezeki di kawasan Gua Boma, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, longsor, Sabtu (4/10) siang.

Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistianto, kepada wartawan, di Pontianak, Minggu (5/10), mengatakan, korban terdiri atas 16 orang laki-laki dan dua wanita. “Kami telah lakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi peti yang menyebabkan 18 orang tewas karena tertimbun longsoran tanah,” katanya.

Penyebab kecelakaan adalah runtuhnya tanah sehingga pekerja dan pendulang yang berada di dalam lokasi tertimbun.  “Korban tewas baru sekitar pukul 18.45 WIB berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah korban masing-masing dengan kondisi semua korban meninggal dunia,” ujarnya.

Evakuasi korban tidak mudah, karena medan yang sulit. Belasan anggota TNI dikerahkan untuk membantu evakuasi.

“Mulanya ada  lima anggota kami di sana untuk membantu melakukan evakuasi. Lalu kita tambah lagi menjadi 15 anggota,” kata  Komandan Kodim 1202/Singkawang Letnan Kolonel Infanteri Robby Lukman Leksana.

Data Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bengkayang, mencatat daerah itu memiliki kandungan emas aluvial dengan sumber daya terukur 35.000.000 meter kubik, kadar Au 169 mgr per meter kubik atau 0,005 oz Au setiap meter kubik.***Eank

Ilustrasi: Tambang emas ilegal di salah satu daerah di Indonesia (Foto: Istimewa)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru