Thursday, July 07, 2022
Home > Berita > Waspadai peningkatan titik panas mulai Juni 2018

Waspadai peningkatan titik panas mulai Juni 2018

Ilustrasi - Waspadai titik panas mulai Juni 2018. (malinau.go.id)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bukittinggi) – Berbagai pihak diharapkan meningkatkan kewaspadaan karena adanya potensi peningkatan titik panas (hotspot) mulai Juni 2018.

Deputi Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal, menyatakan hal itu di Jakarta, Selasa.

“Sekarang masih masa transisi.  Sudah terpantau beberapa titik panas di Riau, kendati tidak banyak. Tapi kita perlu waspada karena titik panas itu mulai terjadi pada Juni 2018,” kata Herizal usai peluncuran aplikasi GAWku di BMKG Stasiun Bukit Kototabang, Palupuh, Agam.

Potensi peningkatan suhu yang memicu timbulnya titik panas, terutama perlu diperhatikan di wilayah Riau dan Sumatera Utara.

Ia memperkirakan kondisi musim kemarau di 2018 tidak akan seekstrem pada tahun 2015.

Di 2015, ada fenomena el nino yang menyebabkan suhu panas dan memicu munculnya titik panas.

Sementara di 2018 tidak ada fenomena tersebut sehingga diperkirakan kondisi tahun ini tidak akan separah 2015 namun 2018 kondisinya lebih kering dari 2017, katanya.

“Kewaspadaan jangan ditingkatkan saat kondisi kering saja, tapi dari sekarang sudah harus dicegah dan menjauhi tindakan yang dapat memicu kebakaran lahan seperti yang terjadi di 2015,” ujarnya.  (An/Kb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru