Mimbar-Rakyat.com (Gaza City) – Mohammed Saad, 21 tahun, seorang pemuda Palestina, ditembak mati oleh tentara Israel Sabtu (30/3) pagi, di sebuah lapangan di dekat pagar pembatas di Gasza, ketika terjadi unjuk rasa terhadap Israel. Pihak militer Israel tidak memberikan komentar.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan, seorang pria Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel di dekat pagar pembatas dengan Israel, beberapa jam sebelum terjadi protes massa yang terjadi di sana. Demikian dikutip dari Arab News.
Selanjutnya dikatakan, penembakan fatal itu terjadi beberapa jam sebelum orang-orang Palestina menggelar unjuk rasa besar-besaran, mengakhiri satu tahun pawai mingguan terhadap blokade Israel-Mesir di Gaza, yang diberlakukan setelah pengambilalihan wilayah Hamas pada 2007.
Mesir telah berusaha menengahi gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Warga Palestina yang mengetahui pembicaraan itu mengatakan bahwa sebagai bagian dari kesepakatan yang diusulkan, para pengunjuk rasa Gaza harus menjauhkan diri dari pagar Sabtu dan penembak jitu Israel akan menahan tembakan mereka.***(janet)
