Saturday, October 24, 2020
Home > Hiburan > “Sehari Boleh Gila” di Bantul

“Sehari Boleh Gila” di Bantul

Sehari Boleh Gila di Yogyakarta

Sehari Boleh Gila di Yogyakarta (whotalking.com)

MIMBAR-RAKYAT.com (Bantul, Yogyakarta) – Apakah Anda ingin gila dalam sehari? Maaf bukan di sini tempatnya, karena “Sehari Boleh Gula” yang diadakan di Desa Wisata Kasongan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta ini bukan bermakna gila sebenarnya.  

Para seniman dan masyarakat Yogya dan sekitarnya akan unjuk berbagai kepiawaian dalam acara yang diberi nama “Sehari Boleh Gila”, Rabu, 15 April 2015.

“Sehari Boleh Gila merupakan kegiatan seni, merupakan frase kiasan, tentang kemampuan per orangan untuk menunjukkan atau memamerkan sesuatu hal dalam kehidupan yang paling diimpikan,” kata Ketua Panitia kegiatan M Dwi Maryanto di Bantul.

Dwi mengatakan, kegiatan itu menjadi kesempatan bagi para seniman dan masyarakat untuk memamerkan berbagai hal yang diimpikan atau “turut menggila”, mengungkapkan keinginan menjadi tokoh yang dicita-citakan dengan menggunakan kostum tertentu.

“Sehari Boleh Gila tidak bermakna gila yang sebenarnya, tapi ungkapan Bahasa Jawa yakni ‘ueddaan’ yang berarti pertunjukan luar biasa, yang mampu merumuskan suatu konsep kreatif dan direalisasikan dalam karya visual yang meyakinkan,” katanya.

Ia mengatakan, rencananya akan ada sekitar 36 seniman yang akan memamerkan konsep kreatif berupa karya visual bertema “Yogyakarta Renassaince” untuk meramaikan kegiatan seni di sentra kerajinan gerabah dan keramik tersebut.

“Kegiatan ini juga meliputi parade seni (karnaval), performance art, fashion show dan pesta kostum, pameran seni rupa, pentas tari, musik juga teater serta pesta rakyat meliputi stan kuliner dan aneka produk souvenir unik,” katanya seperti diberitakan berbagai media.

Ia mengatakan, tema pesta kostum dalam kegiatan seni ini adalah tentang mimpi atau cita-cita semua orang yang mungkin tidak kesampian ketika masih kecil, seperti penegak hukum, polisi, dokter, tentara, penari, artis film dan profesi lainnya, namun ketika besar tidak terwujud.

“Tidak hanya seniman, kami juga membuka kesempatan kepada pejabat dan masyarakat untuk ambil bagian dalam kegiatan bertema mimpiku, mimpimu, mimpi kita semua. Setiap orang pastinya punya impian, sehingga mereka berkesempatan mengungkapkan itu,” katanya.

Ia mengatakan, hingga Senin sudah ada sekitar 100 orang yang mendaftar sebagai peserta “Sehari Boleh Gila”, mereka diminta meggunakan kostum sesuai keinginan, sementara panitia menyediakan topeng dan properti umum lainnya.

Acara itu semakin menarik, karena ada 32 stan aneka produk yang terdiri atas 16 stan kuliner dan 16 stan produk unik di sepanjang jalan dari Jalan Saptohoedoyo hingga Tugu Muda Kasongan dan sudah ada 25 stan yang terdaftar sebagai peserta, kata Dwi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru