Thursday, May 19, 2022
Home > Berita > Sean Gelael dan WRT #31 menang dengan penuh aksi dan atraksi di Belgia

Sean Gelael dan WRT #31 menang dengan penuh aksi dan atraksi di Belgia

Sean Gelal dan tim WRC juara kelas LMP2 di Kejuaraan FIA WEC 2022 di Spa, Belgia, Sabtu malam. (jagonya ayam)

Mimbar-Rakyat.com (Spa, Belgia) – Sean Gelael bersama dua rekannya tampil sebagai juara pertama pada kelas LMP2 Kejuaraan 6 Hours of Spa-Francorhamps, Sabtu malam.

Mereka menyajikan atraksi penuh aksi mempesona, ada gaya bertahan, menyerang, melesat cepat di lintasan basah, hingga akhirnya… menang!

Sean Gelael menjadi pebalap pertama yang turun dan dia langsung dihadapkan pada tuntutan bertahan dari serangan lawan. Andalan Team Jagonya Ayam ini bertarung ketat dengan Lorenzo Colombo (Prema #9). Selama lebih dari 20 menit Sean berhasil dengan baik menahan serangan bertubi-tubi dari pebalap Italia itu.

Sesi sempat dihentikan ketika pebalap tim ARC Bratislava, Miroslav Konopka, melintir dan menabrak tembok.

Tak lama setelah sesi dihentikan itu hujan turun dengan lebat, sehingga ketika balapan dilanjutkan Safety Car berada di trek selama kurang lebih satu jam sebelum sesi dihentikan lagi karena lintasan dianggap masih berbahaya.

Saat itulah Team WRT #31 memimpin lomba secara keseluruhan bukan hanya LMP2, di mana Robin Frinjs sudah berada di balik kemudi menggantikan Sean. Kecepatan Frinjs benar-benar luar biasa saat lintasan basah, yang bahkan bisa 2 s.d. 5 detik lebih cepat ketimbang mobil Hypercar.

Suasana perlombaan ditimpa hujan lebat di Spa. (jagonya ayam)

Dalam rencana WRT #31, Frinjs berada di trek selama tiga stint (periode antar-pit stop) kemudian digantikan Rene Rast, baru Frinjs lagi hingga finis.

Namun karena hujan pun tak kunjung berhenti dan Frinjs punya kecepatan di lintasan basah, taktik diubah. Frinjs dipertahankan selama hujan dan barulah Rast dimasukkan di saat lintasan mengering hingga finis.

Posisi terdepan di kelas LMP2 dipertahankan Rast hingga finis. Ini adalah kemenangan pertama bagi WRT #31 di musim ini, sekaligus kemenangan pertama bagi Sean dan bagi pebalap Indonesia di ajang FIA World Endurance Championship (WEC).

Para pebalap WRT #31 mengutarakan kondisi hati mereka setelah menang.

“Balapan yang luar biasa. Taktik yang bagus dari tim. Saya langsung ada di P2 dan tidak mudah bertarung dengan Prema. Tim telah bekerja keras sebelum balapan ini dan mereka layak mendapatkan finis 1-2,” kata Sean, pebalap Indonesia pertama yang memenangi kejuaraan itu.

Sedangkan Frins memberi komentar, “Setelah kekecewaan tahun lalu saya rasa ini bayaran yang setimpal, tim finis 1-2. Balapan itu sendiri penuh drama, banyak red flag. Saat hujan saya diuntungkan posisi karena tak ada cipratan air dari depan.”

Sementara Rast berucap, “Senang sekali, karena tim bekerja dengan baik dalam hal strategi. Sekarang kami memimpin klasemen dan itu modal bagus untuk sisa musim ke depan.”

Berkat kemenangan ini, WRT #31 memang memimpin klasemen sementara tim dan pebalap. Seri berikut FIA WEC digelar di tempat legendaris, Le Mans, bertajuk 24 Hours of Le Mans, pada 11-12 Juni.

Ricardo Gelael, ayahanda  Sean, ketika dihubungi seusai perlombaan, mengatakan, tim WRT pantas menang dan ia merasa puas.

“Saya puas sekali dengan hasil perlombaan ini. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras Sean selama latihan di Monza. Ketiga pebalap tampil amat memuaskan,” kata Ricardo, mantan pebalap nasional itu.

Hasil Kelas LMP2

  1. Team WRT #31
  2. Realteam by WRT #41
  3. JOTA #38

Klasemen Sementara LMP2

  1. Team WRT #31 – 52 poin
  2. United Autosports #23 – 46
  3. Realteam by WRT #41 – 41.

(arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru