Sunday, January 24, 2021
Home > Nasional > Sang Ekor Berhasil Diangkat Ke Permukaan

Sang Ekor Berhasil Diangkat Ke Permukaan

MIMBAR-RAKYAT.com (Pangkalan Bun)  – Upaya Tim SAR untuk mengangkat ekor pesawat AirAsia QZ8501 akhirnya berbuah hasil. Setelah melewati proses yang cukup rumit, ekor pesawat nahas yang ditemukan Rabu (7/1) berhasil diangkat ke permukaan laut sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (10/1) siang.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko membenarkan keberhasilan Tim SAR mengangkat ekor pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, Sabtu (10/1). Namun Moeldoko yang berada di lokasi menekankan, timnya butuh lebih dari sebuah kerja keras untuk menyempurnakan upaya pengangkatan.

“Tim kami harus bertempur dengan alam. Saya harapkan hari ini harus selesai. Proses masih berlangsung (mengangkat ekor),” ujar Moeldoko

Ekor pesawatnahas itu  berhasil diangkat dari kedalaman sekitar 32 meter dengan menggunakan lifting bag (balon). Proses ini disebut lebih dipilih dilakukan dibanding dengan cara menggunakan crane, karena tim di lapangan khawatir ekor pesawat akan rusak jika diangkat dengan paksaan.

Proses mengangkat ekor pesawat ini membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar 2-3 jam. Hal ini dikarenakan mengisi udara pada lifting bag dilakukan dengan cara manual. 

Hingga saat ini, tim di lapangan masih berusaha menstabilkan posisi ekor pesawat di tengah kondisi gelombang dan angin yang tak bersahabat.

Black Box

Ekor pesawat AirAsia yang ditarik ke Kapal Crest Onyx rencananya akan dibawa ke Teluk Kumai. Perjalanan akan memakan waktu paling cepat 7 jam. Jika cuaca memburuk, maka perjalanan akan lebih lama lagi.

Untuk black box sendiri hingga saat ini penyelam belum berhasil menemukannya. Tim pencari black box pun disebut Supriyadi sedang mencoba mencari posisi koordinat.

“Belum ada. Kami mencoba mencari posisi koordinat. Mudah-mudahan ditemukan posisinya oleh penyelam. Sudah dicari penyelam tapi tidak ada. Mungkin setelah diangkat ke atas lalu ketemu. Dicek dulu, katanya penyelam nggak bisa nyari. Setelah diangkat akan dicari apakah masih di kabin ekor pesawat atau sudah terlempar. Kalau dari sinyal ping mungkin sudah di luar ekor,”  ujar Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi di posko gabungan di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Sabtu (10/01/2015). (ais)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru