Thursday, January 21, 2021
Home > Berita > Pertumbuhan Media di Indonesia Menembus angka 50 ribu

Pertumbuhan Media di Indonesia Menembus angka 50 ribu

Keterangan foto - Orientasi Kewartawan Keorganisasian (OKK), Sabtu, di Aula Bapedda, Kuningan. (dien)

Mimbar-rakyat.com (Kuningan) – Perkembangan media di Indonesia saat ini telah menembus angka 50 ribu, pertumbuhan yang begitu pesat merupakan dampak dari kecanggihan teknolgi saat ini.

Ketua PWI Jabar,  Hilman Hidayat, mengungkapkan hal itu saat menyampaikan sambutannya di Orientasi Kewartawan Keorganisasian (OKK), Sabtu, di Aula Bapedda, Kuningan.

“Perkembangan itu dipengaruhi oleh kecanggihan teknologi. Dulu sebelum adanya internet, media tidak lebih dari 1200. sekarang di era 4.0, berdasarkan rilis Dewan Pers angkanya melonjak secara tajam,” jelasnya.

Maka dari itu, perlunya peningkatan kejurnalisan bagi pers, agar pers bisa menulis berita sesuai dengan rambu-rambu yang ada, salah satunya melalui OKK.

“OKK juga merupakan salah satu syarat untuk menjadi anggota PWI, karena di OKK diberikan materi tentang kejurnalisan dan organisasi,” terangnya.

Bupati Kuningan, H Acep Purnama, sempat kaget mendengar pernyataan dari Ketua PWI Jabar, terkait membludaknya media saat ini.

“Saya kaget mendengar cerita Bapak Hilman, tentang media yang mencapai angka 50 ribu. Karena menurut saya, profesi jurnalis itu begitu mengasyikan, dinamis. Karena detik demi detik itu ada perkembangan,” jelas Acep.

Bupati menuturkan, pihaknya saat ini telah menjalin kemitraan bersama wartawan dengan baik.

“Insya Allah selama bermitra, saya selalu terbuka kepada rekan media, namun memang tidak semuanya diungkapkan, karena hak itu untuk menjaga kondusifitas Pemkab Kuningan,” imbuhnya.

Bupati Kuningan berharap kepada insan media, untuk tetap menjaga profesionalitas, yaitu menjadi wartawan yang bermartabat baik.

“Karena pemberitaan itu bukan untuk dijadikan sebagai senjata ataupun alat untuk mengancam seseorang,” katanya.

OKK itu diikuti oleh 23 peserta terdiri atas 18 wartawan Kuningan  dan lima orang dari luar kota.

Materi yang dipaparkan saat OKK adalah Pedoman Penulisan Ramah Anak (PPRA) yang dipaparkan oleh Ketua Bidang Advokasi PWI Jabar, Agus Dinar.

Selain itu Direktur Pemberitaan Ayo Media Network, Rahim Asyik, turut sebagi mentor OKK dengan materi Prospek Jurnalis dan Media Digital.  (dien/arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru