Thursday, October 29, 2020
Home > Berita > Cianjur Raya > Kadisdik Cianjur : PKBM Diharapkan Tingkatkan IPM

Kadisdik Cianjur : PKBM Diharapkan Tingkatkan IPM

PEMBINAAN : Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Oting Zainal Mutaqin saat melaksanakan pembinaan kepada para Ketua PKBM di PKBM Sarbini Desa Sukamanah Kecamatan Cugenang Cianjur.

MIMBAR-RAKYAT.Com (Cianjur)-Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM), melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) .
“Diharapkan PKBM bisa ikut mendongkrak akselerasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Cianjur,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur, Oting Zainal Mutaqin saat melaksanakan pembinaan kepada para Ketua PKBM di PKBM Sarbini Desa Sukamanah Kecamatan Cugenang Cianjur.
Menurut Oting, PKBM selain membuka pembelajaran di sekolah induk, juga diharapkan membuka kelompok belajar (kejar), di masing masing desa binaan dan di setiap pondok pesantren di wilahnya masing-masing. Alasannya didasari pertimbangan jumlah masyarakat yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA cukup banyak. Hasil pendataan yang dilakukan Badan Pusat Statistik, jumlah masyarakat Cianjur yang putus sekolah di kisaran 23 ribu jiwa.
“Kami meyakini, dengan semakin banyaknya PKBM di setiap kelompok belajar dan pesantren , maka akan mendongrak indeks pendidikan yang dampaknya IPM Kabupaten Cianjur juga naik,” terang dia.
Oting juga merasa bangga, PKBM tiap tahun jumlah yang terakreditasi mengalami kenaikan. Dulu, kata Oting, tahun 2018 jumlah PKBM yang terakreditasi sebanyak 12 PKBM dari total PKBM se Kabupaten Cianjur sekitar 90 PKBM. Kini sudah mencapai 50 PKBM terakreditasi “Dengan demikian, PKBM insa Allah bisa mengongkrak IPM,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Forum PKBM Cianjur, Iwan Ruswandi memaparkan, pemerintah kabupaten cianjur diharapkan bisa membantu kelangsungan PKBM. Salah satunya memberikan bantuan sarana dan prasarana dan keterampilan. Karena, kata Iwan, hampir sebagian besar PKBM tidak memiliki sarana yang dianggap layak. “Program keterampilan juga sangat penting, karena siswa PKBM selain nanti mendapatkan ijazah, juga dibekali keterampilan dengan tujuan untuk menjadi wirausaha baru atau bekerja di perusahaan,” imbuhnya.
Pihaknya juga bersama para Ketua PKBM komitmen untuk meningkatkan IPM di Cianjur. “IPM naik, maka ekonomi masyarakat Cianjur juga akan naik. Ini harapan kami,” pungkasnya. (deni abdul kholik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru