Saturday, December 03, 2022
Home > Berita > BPBD DKI petakan 11 wilayah berpotensi alami tanah bergerak

BPBD DKI petakan 11 wilayah berpotensi alami tanah bergerak

BPBD DKI petakan 11 wilayah berpotensi tanah gerak. (jakartabisnis)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta)  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memetakan 11 wilayah berpotensi mengalami tanah bergerak sehingga perlu diantisipasi saat musim hujan.

“Wilayah dengan potensi tanah gerak itu berada di zona menengah hingga tinggi,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Iswana Adji di Jakarta, Rabu.

Sebanyak 11 wilayah itu, katanya, tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Di wilayah Jakarta Selatan meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu dan Pesanggrahan.

Kemudian di Jakarta Timur meliputi wilayah Kecamatan Cipayung, Kramatjati dan Pasar Rebo.

Pemetaan itu berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Pada Zona Menengah, kata dia seperti dilansir antaranews, dapat terjadi tanah gerak jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Sementara itu, kata dia, pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif  kembali.

Untuk itu, BPBD DKI mengimbau kepada lurah, camat dan masyarakat untuk tetap mengantisipasi adanya potensi tanah gerak pada saat curah hujan di atas normal.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah DKI Jakarta sudah mulai memasuki musim hujan Oktober 2022.

Adapun puncak musim hujan diperkirakan terjadi ada periode Januari – Februari 2023.

Pergerakan tanah itu perlu diantisipasi terutama saat musim hujan terkait potensi tanah longsor di sejumlah titik di DKI Jakarta.  (him)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru