Wednesday, October 28, 2020
Home > Berita > Atlet pencak silat Mesir mencapai 1.600 orang

Atlet pencak silat Mesir mencapai 1.600 orang

Warga Mesir semakin menyukai pencak silat yang berasal dari Indonesia. (kemlu)

Mimbar-Rakyat.com (Jakarta) – Seni bela diri pencak silat amat diminati warga Mesir, ditandai dengan semakin meningkatnya atlet yang mengikuti latihan dan hingga kini sudah mencapai 1.600 orang.

Bahkan pelatihnya pun sudah ada, setelah Minggu lalu dilantik sebanyak 14 orang pelatih warga Mesir, sementara Asosiasi Pencak Silat Mesir (Egyptian Pencak Silat Association – EPSA) sudah terdaftar di Federasi Pencak Silat Internasional yang berkedudukan di Jakarta.

Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo bekerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir menggelar upacara penyerahan sertifikat pelatihan wasit-juri pencak silat bagi 14 orang warga Mesir di Pusat Kebudayaan Indonesia (PUSKIN), Minggu.

Dalam acara itu hadir Bambang Suryadi Atdikbud KBRI Kairo, Mohammed Mamdouh  dari Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir, Ahmad Sofwat Ketua Asosiasi Pencak Silat Mesir, serta para pelatih dan peserta pencak silat.

Bambang Suryadi mengatakan, minat warga Mesir untuk belajar seni pencak silat sangat tinggi.

Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta pencak silat di PUSKIN yang mencapai 1.600 orang, katanya.

“Atas nama KBRI Kairo saya sangat bangga dan bersyukur, warga Mesir sangat antusias dan telah jatuh cinta dengan seni pencak silat Indonesia,” katanya seperti dilansir kemlu.go.id.

Lebih dari itu, katanya, sejak 1 Oktober EPSA telah diakui sebagai anggota resmi  Federasi Pencak Silat Internasional (Persilat) yang berkedudukan di Jakarta.

Mohammed Mamdouh dari Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir mengapresiasi PUSKIN KBRI Kairo yang bekerja sama dengan Pemerintah Mesir selama empat tahun untuk mengembangkan pencak silat di negeri para nabi itu.

Bambang Suryadi Atdikbud KBRI Kairo, Mohammed Mamdouh  dari Komite Nasional Pemuda Pembangunan Mesir, Ahmad Sofwat Ketua Asosiasi Pencak Silat Mesir, serta para pelatih dan atlet pencak silat. (kemlu)   

“Selama empat tahun PUSKIN KBRI Kairo telah menjadi mitra terbaik kami dalam melaksanakan kursus pencak silat bagi warga Mesir. Tanpa kerja sama ini, mustahil acara ini bisa terselenggara”, ucapnya.  

Mamdouh mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi pertemuan antara KBRI Kairo dengan Menteri Pemuda dan Olah Raga Mesir untuk meningkatkan kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik.

Selain itu, Mamdouh juga menawarkan tempat untuk latihan pencak silat jika fasilitas di PUSKIN sudah tidak mampu menampung peserta.

Ketua ESPA Ahmad Sofwat mengatakan, pelatihan juri-wasit dilakukan sejak 10 September 2020.

“Peserta harus mengikuti materi pelatihan selama 25 jam sesuai dengan ketentuan dan tata tertib yang ditetapkan PERSILAT,” kata Ahmad.  (arl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru