Mimbar-Rakyat.com (Medan) – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 11.209 jiwa masih mengungsi akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025 di provinsi itu.
Berdasarkan laporan yang diterima Selasa, sebanyak 11.209 jiwa dari 2.888 Kepala Keluarga (KK) masih mengungsi yang tersebar di lima dari 20 kabupaten/kota yang terlanda bencana.
Pusdalops PB Sumut mencatat ribuan pengungsi tersebut tersebar di Kabupaten Tapanuli Utara 1.197 orang, Kabupaten Tapanuli Tengah 4.983 orang, Kabupaten Tapanuli Selatan 1.862 orang, Kabupaten Humbang Hasundutan 855 orang, dan Kabupaten Langkat 2.312 orang
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
“Data merupakan update 3 Februari pukul 17.00 WIB,” ujarnya.
Ia mengatakan berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
“Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya,” ujar Sri Wahyuni Pancasilawati.
Data Pusdalops Sumut menyebut 20 kabupaten/kota yang terlanda bencana alam yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan dan Kota Sibolga.
Selain itu Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Pakpak Bharat. (an / him)
