Thursday, December 01, 2022
Home > Berita > Pemudik merasa nyaman naik kapal laut, Menhub lepas peserta program angkutan balik gratis

Pemudik merasa nyaman naik kapal laut, Menhub lepas peserta program angkutan balik gratis

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pagi ini Sabtu (7/5) atau H+4, meninjau Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, untuk mengecek penanganan arus balik. (Foto: https://dephub.go.id)

Mimbar-Rakyat.com (Semarang) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, pagi ini Sabtu (7/5) atau H+4, meninjau Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, untuk mengecek penanganan arus balik. Dalam tinjauannya, Menhub mengecek keberangkatan kapal KM. Dharma Kartika VII tujuan Pontianak.

“Saya hari ini gembira sekali bisa hadir di Pelabuhan Tanjung Mas, melepas masyarakat pada arus balik. Mereka ini akan kembali ke asalnya. Ada yang ke Pontianak sekitar 700 orang dan mereka bawa motor, mobil dan logistik,” ujar Menhub, seperti dikutip dari websiste depub.go.id.

Menhub juga sempat berbincang dengan salah satu penumpang bernama Supardi yang hendak balik ke Pontianak. Menhub mengatakan, penumpang tersebut memilih naik kapal kembali ke Pontianak karena sangat nyaman.”Mereka bilang naik kapal sangat enak, seperti plesiran, makannya juga enak,” kata Menhub.

Di tengah masa mudik ini dengan banyak sekali volume pergerakan yang terjadi, Menhub menginstruksikan kapal Navigasi dan KPLP untuk siaga di titik-titik perairan yang krusial. “Kapal-kapal negara, Kapal navigasi dan kapal KSOP bersiaga di semua tempat titik. Apakah di Madura, Selayar, Banjarmasin, Samarinda, Belawan. Semua teman-teman di navigasi dan KSOP siap memback up apabila terjadi sesuatu,” katanya.

Pemerintah telah menyiapkan dengan cermat dan hati-hati, dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik maupun balik yang terjadi di angkutan laut. Berdasarkan survey Balitbanghub, pada tahun ini sekitar 1,4 juta orang akan mudik menggunakan kapal laut.

Kemenhub telah meminta operator pelayaran untuk mengantisipasi daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, dengan melakukan re-routing kapal-kapal ke daerah yang penumpangnya padat. Sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya kelebihan muatan kapal yang dapat membahayakan keselamatan.

Angkutan balik gratis

Menteri Perhubungan, Sabtu (7/5) atau H+4, juga meninjau Terminal Tipe A Mangkang, Semarang, Jateng, untuk melepas keberangkatan peserta program Angkutan Balik Gratis yang diselenggarakan Pemprov Jateng dan juga sekaligus meresmikan tiga Terminal Tipe A di Jateng yang telah selesai dilakukan revitalisasi.

Ketiga terminal di Jateng yang telah selesai direvitalisasi yaitu: Terminal Mangkang di Semarang, Terminal Tirtonadi di Solo, dan Terminal Bulupitu di Purwokerto.

Melalui revitalisasi, saat ini terminal bukan sekadar terminal bus biasa, tetapi memiliki fasilitas ruang serbaguna yang bisa dipergunakan untuk berbagai kegiatan seperti: pelayanan publik, pameran, konser musik, pernikahan, kegiatan seni budaya, olahraga, kuliner, dan kegiatan lainnya. Hal ini menjadi konsep baru dimana terminal terintegrasi dengan pusat kegiatan masyarakat, yang diharapkan mampu menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru.

“Sekarang terminal-terminal ini menjadi baik. Tadi saya masuk Terminal Mangkang sudah bagus dan bersih dengan konsep mall. Di Tirtonadi juga bersih, dengan konsep hub pusat kegiatan masyarakat. Begitupun di Purwokerto, terminalnya juga menjadi pusat kegiatan masyarakat,” ujar Menhub.

Setelah direvitalisasi, Terminal Penumpang Tipe A Mangkang saat ini memiliki Mal Pelayanan Publik di lantai 2. Fasilitas ini merupakan dukungan kerja sama dari Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang. Sementara di lantai 1, terdapat fasilitas kegiatan komersial yang melibatkan peran serta dari pelaku UMKM.

Turut hadir Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, dan Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi.***(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru