Sunday, September 27, 2020
Home > Berita > Pegunungan Fayfa,  Tanah Subur dan Berudara Dingin Sepanjang Tahun di Arab Saudi

Pegunungan Fayfa,  Tanah Subur dan Berudara Dingin Sepanjang Tahun di Arab Saudi

Rumah pegunungan berbentuk silinder unik di wilayah ini, di mana penduduk setempat biasa memberikan nama panggilan untuk setiap rumah, yang digunakan seringnya nama pemilik rumah. (Foto SPA/Arab News)

Tanah yang subur sangat cocok untuk menanam sereal, buah-buahan, dan tanaman aromatik dan teras pertanian di sisi gunung merupakan pemandangan yang luar biasa.

 

Pegunungan Fayfa yang menakjubkan di Arab Saudi – menjulang lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut dan juga dikenal sebagai “Tetangga Bulan” – adalah tujuan wisata yang ideal. Jalan menuju pegunungan menjulang di atas awan, dengan lereng terjal yang menjadi impian para pendaki dan pecinta petualangan.

Titik tertinggi pegunungan adalah Al-Absiyya, yang dikelilingi oleh lembah Dhamd dan Jawra dari utara dan barat. Dari sini, pengunjung bisa menikmati panorama indah hampir semua pegunungan di kawasan itu, menjulang tinggi di atas ruang hijau dan peternakan, serta aroma bunga yang terbawa angin sepoi-sepoi.

Al-Sima’a adalah salah satu situs paling terkenal di kawasan ini, yang menghadap ke lembah dan pegunungan tetangga, dan kota Jazan, Sabia dan Abu Arish, serta Bendungan Lembah Jazan dan atraksi lainnya.

Di wilayah yang masuk dalam Provinsi Riyadh ini bisa dinikmati iklim yang sejuk sepanjang tahun, dan penduduknya terutama mengandalkan pertanian sebagai sumber pendapatan.

Tanah yang subur sangat cocok untuk menanam sereal, buah-buahan dan tanaman aromatik, dan teras pertanian di sisi gunung merupakan pemandangan yang luar biasa. Fayfa juga terkenal dengan kopinya.

Para petani lokal mengikuti praktik tradisional yang diturunkan dari nenek moyang mereka, berdasarkan siklus astrologi, menggunakan lokasi relatif matahari – dan di “rumah” tempatnya – untuk merencanakan penanaman dan panen tanaman mereka.

Rumah gunung silindris mereka terlihat unik di wilayah Arab Saudi ini, dan penduduk setempat biasa memberi nama panggilan pada setiap rumah, karenanya pemilik rumah juga akan dikenal. Seringkali, nama-nama ini terkait dengan peristiwa tertentu, atau hanya istilah deskriptif.

Penduduk Fayfa juga memiliki dialek unik mereka sendiri, yang diyakini para peneliti berasal dari sastra Arab kuno, tetapi kemudian dipengaruhi oleh bahasa Himyarite yang menciptakan kosakata yang hanya digunakan di wilayah ini.***sumber Arab News.(edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hallo kawan, silahkan klik tombol Like / Follow untuk mendapatkan berita dan tulisan terbaru